Setahun Anies Baswedan, Apa Kabar Stadion BMW?

Tak terasa hari Selasa (16/10/18), setahun sudah Anies Baswedan memerintah sebagai gubernur DKI Jakarta. Selama setahun menjabat, sejumlah hal pun telah dilakukan oleh Anies. 

Beberapa di antaranya adalah pembatalan izin reklamasi, penerapan DP 0% untuk 780 unit rusunawa, menerapkan ganjil genap hingga akhir 2018, sampai melegalkan becak beroperasi kembali. 

Namun, dari semua itu, ada satu janji yang masih menunggu untuk ditagih. Janji itu tak lain adalah pembangunan stadion taraf internasional di Jakarta. 

Penantian Jakmania akan kepastian Stadion BWM terus menyeruak. Hal ini wajar lantaran pembangunan stadion menjadi salah satu janji utama pasangan Anies-Sandi. 

Dengan target pembangunan 2,5 tahun, Sandiaga Uno ingin stadion itu dibangun sebagai markas klub Persija Jakarta. 

Lalu, bagaimana kabar terkini perihal pembangunan stadion tersebut?

Setelah sekian lama ditunggu, pembangunan Stadion BMW telah menemui titik terang. Saat ini pembangunan stadion sedang dikerjakan oleh PT Jakarta Propertindo. 

Pemilihan PT Jakarta Propertindo yang notabene adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tak terlepas dari keinginan untuk mempercepat proses yang ada. 

Apabila diterpakan sistem Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), maka ditakutkan akan melalui proses yang panjang. 

Pemilihan PT Jakpro juga dilandaskan pada pengalaman mereka dalam membuat sejumlah venue Asian Games 2018. 

Untuk biayanya sendiri, sejauh ini pemerintah mengambil dana APBD sebesar Rp 1,5 triliun untuk membangun Stadion BMW. Jumlah ini kemungkinan akan bertambah lantaran Sandiaga sendiri menarget pembangunan Stadion BMW menghabiskan dana Rp4,7 triliun. 

Namun begitu, pemilihan PT Jakarta Propertindo sejatinya tak sesuai dengan rencana awal Sandiaga yang tak ingin menggunakan anggaran APBD. 

Sebelumnya, Sandiaga ingin melakukan kerjasama dengan badan usaha (KPBU).

Semasa menjabat sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengharapkan Stadion BMW dibuat dengan level internasional. Dengan target 2,5 tahun, pasangan Anies-Sandiaga ingin stadion itu menjadi markas Tim Macan Kemayoran.