Pemain Arema FC Diminta Tingkatkan Motivasi

Penggawa Arema FC diminta meningkatkan motivasi saat menjamu Bali United di Stadion Kanjuruhan pada akhir pekan ini, mengingat laga nanti tidak akan disaksikan penonton, terutama suporter tuan rumah.

Asisten pelatih Kuncoro mengakui laga tanpa suporter sedikit banyak akan berpengaruh. Sebab, kehadiran suporter bisa menjadi suntikan motivasi bagi pemain, sekaligus memberikan tekanan kepada tim lawan.

“Kalau masalah suporter ada pengaruhnya. Tapi karena sudah hukuman, kami harus menerimanya. Untung saja tetap di kandang, tidak sampai di luar Malang. Saya harap ini tidak terjadi lagi, karena mungkin juga menganggu tim dari sisi mental,” terang legendaris Arema itu

“Soal motivasi, itu semua datang dari pemain sendiri. Jadi saya harap pemain bisa tetap bermain seperti biasanya. Karena bermain di kandang sendiri, pemain harus bisa memenangkan pertandingan.”

Pemain Arema kembali menjalani latihan setelah diliburkan dua hari. Dalam latihan di lapangan futsal Champions Tidar itu, tidak ada materi yang berat, karena mereka fokus kepada pengondisian dan feeling ball. Latihan taktikal melawan Bali United akan digelar hari ini di Stadion Kanjuruhan.

“Evaluasi akan dilakukan di dalam latihan di lapangan, dan dibenahi sebelum melawan Bali United. Apapun yang kurang nanti akan disesuaikan. Melawan Bali memang beda, tapi yang saya tekankan tetap sama, yaitu tetap main ngotot lawan mereka,” tutur Kuncoro.

“Melawan Bali sama seperti melawan tim-tim lain, persiapan khusus tidak ada. Kami lakukan pembenahan apa yang kurang dari sebelumnya.”

Salah satu evaluasi yang dilakukan jajaran pelatih ditujukan kepada kiper Utam Rusdiana. Meskipun memberikan pujian, pelatih kiper Yanuar Hermansyah melihat masih ada kesalahan.

“Utam memiliki reflek yang bagus, tapi kami ingin melihat pilihan lain. Sementara ini baik Srdan [Otojic] ataupun Aji [Kartika Aji] memiliki penampilan yang bagus di sesi latihan,” kata Yanuar.