Hadapi 8 Besar, PSS Sleman Tarik Mantan Jenderal

PSS Sleman terus membenahi pasukannya. Salah satu lini yang mendapat evaluasi adalah posisi pemain gelandang. Karena itulah manajemen PSS pun memutuskan untuk mendatangkan kembali mantan jenderal lapangan tengahnya beberapa musim lalu.

Adalah Busari yang kini menjadi salah satu pemain yang bergabung ke PSS Sleman untuk menghadapi putaran 8 besar Liga 2. Pemain asal Persibat Batang ini berposisi di gelandang serang. Dia pun kini telah berlatih bersama skuad yang dibelanya pada awal karirnya.

“Busari sudah merapat. Ada beberapa pemain yang masuk, ada juga yang keluar,” ungkap Seto Nurdiyantara, pelatih kepala PSS, kepada JawaPos.com, Jumat (19/10).

Saat di liga remaja, Busari sudah bermain bersama skuad berjuluk Super Elang Jawa ini, yaitu pada musim 2002 hingga 2005. Sempat hengkang ke Persiba Bantul, namun kembali lagi ke PSS pada musim 2006-2008.

Setelah itu, Busari sempat berpindah-pindah ke klub. Pada musim 2016, ia juga kembali lagi ke PSS sebelum akhirnya berlabuh ke Persibat pada musim 2018.

Selain Busari, juga ada beberapa pemain baru yang sudah berlatih bersama PSS. Antara lain Qischil Gandrum Minny di posisi striker dan Aditya Putra Dewa (bek) dari Martapura FC. Kemudian Ikhwan Ciptady dan Asyraq Gufron Ramadhan dari Persis Solo yang akan memperkuat pertahanan.

“Masih ada pemain tambahan di posisi striker dan dari PSIM (Jogjakarta), tapi belum bisa saya sampaikan,” kata Seto.

Lanjut Seto, tim juga telah memutus kerja sama dengan beberapa pemain. Seperti I Made Wirahadi yang mundur karena ada tim lain yang meminati, juga Tambun Naibaho.

“Kami juga sudah tidak kerja sama lagi dengan Adi Nugroho karena masalah cedera, juga Yericho,” pungkasnya.