Aceh United Tambah 12 Pemain

Menghadapi babak delapan besar Kompetisi Liga 2 Indonesia Musim 2018, Aceh United Football Club (AUFC) terus melakukan persiapan serius. Salah satunya dengan menambah 12 pemain dan seorang pelatih kepala. Amunisi baru Laskar Iskandar Muda–julukan Aceh United–itu tersebar pada semua posisi mulai dari kiper, bek, gelandang, winger, hingga striker.

Sebelas dari 12 pemain baru tersebut berasal dari klub Liga 2 wilayah timur, Blitar United FC. Kecuali pemain, Pelatih Kepala The Black Cats–julukan Blitar United– Bonggo Pribadi, juga ikut diboyong manajemen Aceh United untuk mendampingi tim yang bermarkas di Stadion Cot Gapu, Bireuen, ini mengarungi perempat final Liga 2 musim ini yang dimulai 24 Oktober mendatang.

Sedangkan seorang pemain lain yang direkrut Aceh United adalah Muhammad Zainal Haq dari klub Liga 1, Persela Lamongan. Semua pemain dan pelatih tersebut berstatus pinjam sampai Liga 2 Musim ini berakhir

“Proses negosiasi dengan semua pemain baru tersebut sudah selesai dilakukan pada Rabu (17/10) malam dan mulai hari ini (kemarin-red) mereka sudah kita daftarkan ke PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator resmi kompetisi,” jelas Presiden Klub Aceh United, HM Zaini Yusuf ST, kepada Serambi, kemarin.

Sebagai konsekuensi dari penambahan tenaga baru itu, menurutnya, manajemen Aceh United harus mengakhiri kontrak dengan pelatih asal Chile, Simon Elissetche, serta enam pemain yaitu Muhammad Irfan, Hendra Sandi Gunawan, Reza Fahlevi, Bryan Muharram, Akhirul Wadhan, dan Lukas Mandowen.

Adapun pelatih yang dilanjutkan kontraknya, sebut Zaini, adalah Effendi HT (asisten pelatih) dan Amiruddin (pelatih kiper). Sedangkan pemain yang dipertahankan, menurutnya, yaitu Rahmanuddin dan Wahyudi (kiper), Hardi Siswahyudi, Irsyad Habib, M Fairusyi, Syahrizal, dan Ikwani Hasanuddin (belakang), Ferry Komul, Taufiq Aqsar, Revaldi Andiaz, M Fani Aulia, Zoel Fadly, M Zulfikar (tengah), serta Arianto dan Assanur Rijal di barisan depan.

Dikatakan, penambahan pemain dilakukan pihaknya sesuai hasil evaluasi pada fase sebelumnya. “Kita butuh pemain baru untuk semua lini. Sebab, persaingan di babak delapan besar Liga 2 musim ini jelas cukup berat,” ungkap mantan manajer PSSB Bireuen ini menjawab Serambi, via pesan WhatsApp (WA).

Apalagi, tambah Zaini, pihaknya ingin Aceh United menjadi tim kuat di delapan besar dan bertekad untuk lolos ke Liga 1 pada musim depan. “Semua pertandingan delapan besar Liga 2 musim ini disiarkan langsung oleh TV swasta nasional, tentu kita tak ingin dipermalukan oleh tim lain terutama di kandang sendiri,” tandasnya.

Untuk mencapai target itu, menurut Zaini, nanti pemain baru akan dipadukan dengan pemain lama. “Besok (hari ini-red) semua pemain baru akan bergabung dengan tim di Cot Gapu,” pungkas M Zaini seraya berharap doa dan dukungan masyarakat Aceh agar timnya bisa mencapai target lolos ke Liga 1.

Seperti diketahui, pada babak 8 besar nanti, Aceh United tergabung di grup A bersama Semen Padang, PSMP Mojokerto, dan Kalteng Putra. Pada laga pertama, Aceh United akan menjamu Kalteng Putra di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Kamis (25/10) mendatang.

Satu dari 12 pemain baru yang didatangkan Aceh United Football Club (AUFC) menghadapi babak delapan besar Kompetisi Liga 2 Indonesia Musim 2018 adalah Muhammad Zainal Haq. Aksi pemain kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur, 5 April 1992 ini pantas ditunggu di lapangan hijau. Pasalnya, karier sepak bola pemuda yang bisa bermain di posisi bek dan gelandang ini di atas rata-rata pemain lain.

Alumnus SMP Muhammadiyah 3 Sidoarjo ini memulai karier di tim Jawa Timur (Jatim) U-15 yang akhirnya tampil sebagai juara pertama Piala Medco U-15 Tahun 2007. Berbekal hasil itu, pemain dengan tinggi badan 173 centimeter ini tiga kali masuk skuad Timnas Indonesia yaitu U-16 pada tahun 2007, U-17 pada tahun 2008, SAD Indonesia/Timnas U-17, dan Timnas Indonesia U-19 pada tahun 2009.

Sebelum bergabung dengan klub Liga 1, Persela Lamongan pada tahun 2016, Zainal Haq memulai karier seniornya di Tim PSSI SAD/Timnas Indonesia U-17, Atletico Penarol Senior (Uruguay), dan Persebaya Surabaya pada tahun 2013-2014.

Akankah Muhammad Zainal Haq tetap ‘bersinar’ saat merumput bersama Aceh United untuk membantu Laskar Iskandar Muda mewujudkan targetnya lolos ke Liga 1 musim depan atau sebaliknya ia tak bisa berbuat banyak. Jawabannya, tunggu aksi Zainal Haq di delapan besar Liga 2 Musim 2018 mulai 24 Oktober mendatang.(jal)