Kritisi Performa Bali United yang Tak Maksimal, WCP : Bermainlah dengan Hati, Bukan Individu

Bali United berhasil mewujudkan target kemenangan atas tamunya Mitra Kukar dengan skor 1-0.

Namun performa tim secara overall jauh dari kata maksimal. Coach Widodo C Putro pun mengkritisi anak asuhnya.

Tampil di hadapan belasan ribu pendukungnya di Stadion Dipta, Gianyar, Senin (25/10) malam, Bali United unggul tipis berkat gol striker asal Belanda Melvin Platje menit 40.

Ia sukses memanfaatkan asis matang Andhika Wijaya menyambut free kick Irfan Bacdhim.

Meski meraih kemenangan di kandang, Coach WCP mengkritik pemainnya yang bermain tak dengan hati.

Berulangkali pemainnya men-delay bola ketika harusnya bola dialirkan kepada rekan di depan.

Menurut WCP, Mitra Kukar bermain bertahan dengan lima bek. Melawan tim yang bertahan, kata dia, sirkulasi bola Bali United harus lebih cepat agar bisa cetak gol.

“Tujuan akhir cetak gol menjadi tertahan akibat pemain yang lama pegang bola. Ada pemain yang delay,” katanya usai laga.

Permainan Bali United tadi malam memang kurang greget. Di babak pertama, distribusi bola tidak berjalan dengan baik. Tidak muncul serangan menggigit, peluang juga minim.

Pemain Bali United terlalu sering melepaskan umpan-umpan direct langsung dari belakang ke depan. Dan, strategi ini sudah dibaca pemain lawan.

Di babak kedua, permainan mulai membaik. Namun lini depan Bali United tetap kesulitan mencetak gol tambahan.

“Apapun, hasilnya kita sudah menang. Tentu ada evaluasi. Pembenahan. Terutama konsep saat kasih dan delay bola harus dicermati dalam evaluasi berikut,” tegas WCP.

Ia juga evaluasi pemain yang terus menyerang tanpa melihat posisi bertahan. “Kami juga evaluasi disiplin pemain saat transisi menyerang ke bertahan. Tidak mau bertahan. Ini yang kita push.

Bertahan itu mulai dari penyerang, gelandang dan pemain bertahan. Bukan hanya pemain belakang yang bertahan,” katanya.

Ia juga meminta pemainnya bermain dengan hati untuk Bali United. Sehingga kapan harus berikan bola kepada teman atau mencetak gol saat di depan gawang.

“Bermainlah dengan hati. Tidak bermain individu. Tapi pemain sudah berjuang keras mencetak kemenangan ini. Terima kasih atas perjuangan pemain,” ujarnya.

Pelatih Mitra Kukar, Rahmat Darmawan, menyebut timnya kurang beruntung. Tidak ada salah dengan timnya. Pemain bermain sesuai yang dirancang.

“Apresiasi kepada semua pemain. Keberuntungan belum ada pada kita. Kita mampu antisipasi agresivitas Bali. Kita punya peluang Bali juga punya peluang,” kata RD.

Dengan kemenangan ini, Bali United kembali ke peringkat empat klasemen sementara Liga 1 dengan 40 poin. Serdadu Tridatu tetap menjaga persaingan di jalur juara.

Hingga pekan ke-25, Melvin Platje dkk hanya selisih lima poin dari Persib Bandung, empat poin dari PSM Makassar, dan berjarak dua poin dengan Persija Jakarta. (*)