Djanur: Permainan Persib Tidak Enak Dilihat

Sekian lama menjadi bagian dari Persib Bandung membuat Djadjang Nurdjaman sangat paham dengan tim tersebut. Pelatih yang akrab disapa Djanur ini mengaku sudah mengetahui Persib luar dan dalam. Menurutnya, gaya bermain Persib tidak enak dilihat, tetapi lebih efektif.

Djadjang akan kembali berhadapan dengan Persib pada Sabtu (20/10). Ia datang sebagai pelatih Persebaya Surabaya. Persib memang dijadwalkan untuk menjamu Persebaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Pertandingan ini bak reuni untuk Djanur. Sebab ia akan berjumpa dengan beberapa pemain didikannya. “Hampir semuanya mantan pemain saya,” ungkap Djanur.

Mantan nakhoda PSMS Medan ini menambahkan, “Semua sudah saling tahu. Mereka tahu saya dan saya tahu mereka.”

Djanur mengaku sudah mengetahui kekuatan Persib. Menurut Djanur, formasi 4-4-2 sudah menjadi patron Persib sepanjang Liga 1 2018. Absennya Ezechiel N’Douassel dan Jonathan Baumann tak memengaruhi gaya main Maung Bandung, julukan Persib.

“Sekarang mereka bermain sepak bola efektif. Tidak enak dilihat tetapi efektif. Sehingga mereka di puncak,” tutup Djanur.

2 Comments

  1. kayak yg bener aja tong 10 taun bkl dipenuhi. yg kemarin aja ikrar damai dimalang, no chant rasis dll baru seminggu dah dilanggar. yang gitu disebut ksatria?

  2. Arema bukan banci… Yg merengek rengek minta diringankan hukumannya, apa lagi sampa turun kejalan… Jngankan dihukum sampei ahir kompetisi, dihukum 10 thn pun akan dipenuhi pabila aturan harus gitu.. Untuk PSSI harga dirimu dipertaruhkan setelah ngetok palu hukuman, jngn sampai terpedaya adanya ancaman suporter lain yg turun kejalanan yg ktnya ada part 1,part 2 3 4 5

Comments are closed.