Cedera Robertino Pugliara Jadi Pukulan Buat Persebaya

Persebaya Surabaya dipastikan kehilangan gelandang asingnya, Robertino Pugliara setelah mengalami cedera serius yakni patah tulang betis kaki kanan. Pugliara diperkirakan absen hingga akhir musim.

Cedera horor yang dialami oleh gelandang serang asal Argentina tersebut terjadi setelah ia mendapatkan tekel guntingan dari pemain Borneo FC, Wahyudi Hamisi. Sehingga Pugliara langsung ditandu keluar lapangan.

Menurut Pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman, cedera yang menimpa Robertino menjadi pukulan bagi timnya. Mengingat eks Persipura Jayapura itu menjad yangpaling diandalkan sebagai attacking midfielder.

”Ini suatu pukulan buat tim Persebaya, karena tidak ada yang bisa mengganti. Kita harus gunakan pemain yang ada,” kata Djanur-sapaan akrabnya usai latihan di Stadion Gelora Bung Tomo.

Satu-satunya pemain tersisa di posisi tersebut adalah Rendi Irwan Saputra yang memang sering bergantian dengan Pugliara. Tetapi Djanur tetap menyiapkan antisipasi bila Rendi juga tidak bisa bermain.

”Sementara kita sekarang tinggal Rendi stoknya, mungkin harus merekayasa dengan memainkan pemain lain jika Rendi ada masalah,” imbuh pelatih asal Majalengka ini.

Rekayasa yang dimaksud dengan mencoba pemain lain untuk menempati posisi gelandang serang. Bisa menggunakan penyerang sayap atau posisi yang lainnya sesuai dengan kemampuan pemain.