Tak Bisa Promosi Liga 1 2018, Manajemen Martapura FC Persilahkan Pemainnya Pindah Klub Lain

Berbeda dengan musim lalu hingga mencapai babak semifinal, tim Martapura FC harus terhenti di babak penyisihan grup Liga 2 2018, setelah finis di posisi enam Grup Timur.

Manajemen Martapura FC pun membuat kebijakan yakni, mempersilakan para pemain memilih pindah ke klub lain, termasuk klub Liga 2 yang lolos ke babak delapan besar.

Pemain yang dipercaya sebagai Kapten Martapura FC di sepanjang musim 2018, Qischil Gandrum Minny, mengaku kecewa sekaligus sedih atas hasil yang diperoleh Martapura FC.

“Sebagai pemain tentu sedih tidak lolos ke babak delapan besar, apalagi musim lalu kami bisa mencapai babak semifinal,” ucap Qischil kepada Banjarmasinpost.co.id.

Terkait pihak manajemen memberikan kesempatan pemain untuk pindah klub, Qischil sangat mengapresiasi kebijakan tersebut.

“Klo untuk pemain bergabung tim lain delapan besar yang lolos itu keputusan yang bijaksana dari manajemen, Soalnya kan Liga ini ajang menunjukkan kualitas dan skill bagi pemain sendiri,” imbuhnya.

Qischil bergabung bersama Martapura FC sejak musim 2016 lalu. Kontirbusi yang ditunjukkan dia mengantarkan Martapura FC menembus babak semifinal Liga 2 2017 lalu.

Performa apik Qischil juga menjadi sorotan klub lain, terlebih klub-klub penghuni Liga 1 yang tengah mempersiapkan diri di musim 2018 lalu.

Namun dia tetap memilih pinangan Martapura FC mengarungi laga Liga 2 2018. Mengenai nasibnya di Martapura FC, Qischil mengaku siap bertahan di Martapura FC.

“Kalo untuk bertahan atau tidak, pasti tidak semua pemain nanti, pasti ada evaluasi dari manajemen. Termasuk saya dipertahankan apa tidak juga belum tahu, tapi kalo dibutuhkan Insya Allah masih siap kembali ke Martapura FC,” pungkas dia.