Robertino Cedera, Bos Borneo FC Sampaikan Pesan untuk Bonek

 Penyerang asal Argentina, Robertino Pugliara, harus mengakhiri kariernya di Liga 1 2018 lebih cepat. Ia mendapatkan cedera patah tulang kering saat laga Persebaya Surabaya vs Borneo FC di Gelora Bung Tomo, Sabtu (13/10/18).

Penggemar Persebaya atau Bonek pun turut prihatin dengan kondisi Robertino, dan mendesak agar Wahyudi Hamisi, gelandang Borneo FC yang melakukan tekel keras pada Robertino untuk segera meminta maaf dan melakukan klarifikasi via media sosial Instagram.

Wahyudi telah melakukan permintaan maaf dan klarifikasi seperti yang diminta, hanya saja gelandang 21 tahun tersebut mengatur akun Instagramnya dengan mode ‘private’ sehingga tidak semua Bonek menerima pesan maafnya.

Ribuan Bonek pun mencoba menghubungi Presiden Borneo FC, Nabil Husein, via direct message melalui akun @nabilhusein99. Namun karena banyaknya pesan yang ia dapat, Nabil langsung mempublish jawaban yang ia berikan melalui Instastory.

“Sekali lagi, Wahyudi Hamisi sudah melakukan permintaan maaf di akun Instagram-nya, bahkan Wahyudi sendiri sudah langsung menelepon saudara Robertino,” ungkap Nabil.

Ia juga berharap agar Bonek mau memaafkan Wahyudi karena ketidaksengajaannya membuat mantan pemain Persib Bandung ini cedera.

“Kiranya dapat dimaafkan, karena Wahyudi sendiri tidak ada pernah punya niatan untuk mencederai lawan. Dan ini tentu jadi pelajaran yang sangat berharga untuk Wahyudi di kemudian hari. Terima kasih, salam satu nyali. WANI!,” tambah pria yang meraih penghargaan Best Entrepreneur Award 2014 tersebut.

Cedera yang dialami Robertino cukup parah hingga membuatnya harus menepi dari lapangan hijau hingga enam bulan. Pemilik nomor punggung 10 ini pun berpamitan pada penggemarnya melalui akun Instagramnya, @robertino_rp10.

“Saya harus mengkomunikasikan bahwa pertarungan saya telah selesai di musim ini. Pertama-tama saya ingin berterima kasih kepada semua pesan dukungan yang saya terima, meskipun saya tidak dapat menjawabnya tetapi saya membaca semuanya,” tulis Robertino.