Pelatih Madura United: Percuma Menyerang Tapi Gagal Dapat Poin

Nada kekecewaan terlontar dari mulut pelatih Madura United Gomes de Oliviera usai timnya menelan pil pahit saat menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-25 Liga 1 2018.

Seperti diketahui, Laskar Sape Kerrab ditekuk satu gol tanpa balas di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Minggu (14/10) malam.

Hasil negatif tersebut tentu di luar harapan. Mengingat sepanjang pertandingan Madura United terus memegang kendali permainan dan menciptakan sejumlah peluang.

Namun gol tunggal dari Marko Simic membuat Madura United kembali mengalami kekalahan di kandangnya, setelah sebelumnya mereka juga kalah saat jumpa Borneo FC.

“Kami menguasai pertandingannya. Kami menguasai bola 70 persen, mereka tampil garang dan baik. Tapi percuma kami tidak bisa mendapatkan kemenangan. Kami kalah di kandang, sakitnya luar biasa,” kata Gomes usai laga.

“Tapi kompetisi belum selesai masih banyak pertandingan, kami akan berjuang bersama, memperbaiki segalanya agar Madura United tetap berada di papan atas,” tambahnya.

Pelatih asal Brasil tersebut juga menolak anggapan timnya bermain buruk tanpa kehadiran Fabiano Beltrame dan Fachruddin Aryanto di lini belakang. Justru menurutnya, penyelesaian akhir yang tidak maksimal yang membuat Madura United kalah.

“Tanpa pemain yang absen, penggantinya sudah bermain bagus dan kualitas permainan tetap terjaga. Banyak peluang, kami seharusnya menang. Tetapi itu lah, kami tidak beruntung. Tidak ada yang bisa masukkan bola, penyelesaian akhirnya yang harus diperbaiki,” tutupnya.

Akibat kekalahan ini Madura United harus puas menempati posisi lima klasemen. Bayu Gatra dan kawan-kawan mengumpulkan 39 poin atau terpaut lima angka dari Persib Bandung yang berada di puncak.