Bek Madura United Sedih John Terry Putuskan Gantung Sepatu

Kabar pensiunnya John Terry dari lapangan hijau telah mengemuka. Mantan kapten sekaligus bek Timnas Inggris dan Chelsea itu memutuskan gantung sepatu pada Minggu (7/10/2018).

Hal itu pun membuat penggawa Timnas Indonesia, Fachrudin Aryanto, merasa sangat sedih. Sebab, dia sangat mengidolakan John Terry yang dikenal sebagai legenda Chelsea tersebut.

“Saya ikut mengamati soal perkembangan JT26 (julukan John Terry). Saya merasa sedih karena tidak bisa melihat dia bermain lagi. Dia adalah salah satu bek yang punya kualitas,” kata Fachrudin saat dihubungi Bola.com, Selasa (9/10/2018).

Bukan hal yang mengejutkan bila Fachrudin sangat mengidolakan JT26. Selama ini, dia telah banyak mengikuti berbagai hal yang cukup identik dengan John Terry, termasuk akun media sosial.

Fachrudin menggunakan nama @fachrudinjt di akun instagram. Kemudian, pemain berusia 29 tahun itu menggunakan nomor punggung 26 yang selama ini dipakai Terry bersama The Blues.

Keduanya pun memiliki kesamaan selama bertanding untuk klub maupun timnas masing-masing. Fachrudin juga merupakan bek tengah yang menjabat kapten di Madura United saat ini.

“Saya banyak belajar dari cara bermainnya sebagai bek. Dia memang pemain yang bagus, saya mulai mengidolakanya sejak awal bergabung Chelsea,” imbuh pemain asal Klaten itu.

Chelsea sebenarnya sempat melakukan tur pramusim ke Indonesia pada 2013. Sayangnya, saat itu Fachrudin tidak bisa datang menyaksikan pertandingan karena memiliki agenda.

“Musim lalu, Chelsea sebenarnya juga ke Singapura dan saya berkesempatan ke sana. Tapi, Madura United harus away ke Jayapura, jadi saya harus ikut tim. Saya belum pernah ketemu dia dan ingin sekali bertemu,” ungkap Fachrudin.

Terry merupakan salah satu legenda Chelsea yang telah membela selama 19 tahun pada 1998-2017. Dia juga telah memenangkan banyak trofi bergengsi bersama klub asal London Barat itu.

Terakhir, John Terrymembela Aston Villa pada musim 2017-2018 yang tampil di Divisi Championship. Musim ini, dia sempat dikabarkan akan bergabung Spartak Moscow, namun batal dan kemudian memutuskan pensiun.