Pasca Insiden Kebakaran, Begini Kondisi Terkini Stadion Surajaya Lamongan

Pengurus manajemen Persela Lamongan memberikan titik terang terkait dengan keadaan Stadion Surajaya pascatragedi kebakaran.

Sebelumnya, Stadion Surajaya lamongan mengalami kebakaran di salah satu sudut tribune bagian luar pada Jumat (12/10/2018) pagi.

Api hanya membakar tumpukan kayu bekas yang sempat digunakan saat pengerjaan proyek perluasan tribune. Sementara itu, bagian tribune sebelah luar yang terbakar dipastikan tidak mengalami kerusakan.

“Untuk yang terbakar tadi hanya kayu bekas sisa pengecoran perluasan tribune,” ujar Ketua Panpel pertandingan Persela Lamongan, Muhadjir.

“Jadi, tribunenya enggak apa-apa, hanya memang ada bekas gosong seusai kebakaran,” katanya menambahkan.

Oleh karena itu, Muhadjir memastikan bahwa stadion kebanggan warga Lamongan itu masih layak untuk digunakan Laskar Joko Tingkir untuk menggelar laga tandang pada laga lanjutan Liga 1 musim 2018.

Pada laga kandang selanjutnya, anak asuh Aji Santoso akan menjamu menghadapi Barito Putera pada laga pekan ke-27, yakni pada 13 Oktober 2018.

“Karena proyek pengerjaan sudah selesai, makanya cetakan cornya dilepas dengan kayu-kayu itu memang sengaja dikumpulkan di area itu.”

“Namun, belum sempat diangkut, tadi pagi malah kebakar,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Tim Persela, Muji Santoso.

Ia menyatakan Stadion Surajaya masih bisa digunakan pada saat tim Laskar Joko Tingkir menjamu Barito Putera meski sempat terbakar.

“Insya Allah bisa, karena pertandingan kandang masih lama juga. Sekarang Persela masih away ke kandang Perseru Serui, kemudian lanjut away ke markas Persija Jakarta, baru kemudian main di kandang melawan Barito Putera tanggal 23,” tutur Muji.

Stadion Surajaya sempat terbakar di tribune luar sisi selatan pada Jumat pagi.

Menurut kabar yang beredar, api kali pertama membakar diperkirakan sekitar pukul 05.00 WIB.

Api lalu menjalar dengan cepat membakar kayu sisa pembangunan renovasi tribune.

Beruntung, api dapat cepat dipadamkan sehingga tidak sampai menelan korban jiwa.