Viking Persib Setuju Pertandingan Dihentikan bila Ada Nyanyian SARA, Politik, dan Kebencian

Pendukung fanatik Persib Bandung, Viking Persib Club (VPC) mengapresiasi langkah Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang mengeluarkan aturan baru untuk kompetisi Indonesia.

Aturan tersebut adalah penghentian sementara pertandingan jika terdapat nyanyian atau koreo yang mengandung unsur SARA, politik dan penghinaan yang dilakukan para suporter seluruh Indonesia.

Dalam peraturan tersebut, wasit yang memimpin pertandingan berhak menghentikan laga setelah mendapatkan informasi dari pengawas pertandingan dan juga wasit cadangan. Jika kejadian berulang sampai tiga kali, maka pertandingan tersebut akan dihentikan sepenuhnya dan dianggap selesai.

“Menurut saya bagus, karena tujuan dari aturan yang dibuat untuk membenahi pertandingan sepak bola,” ungkap Yana Umar, selaku Dirigen VPC saat ditemui di Viking Original Merchandise (VOM), di Stadion Persib (Sidolig), Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (12/10/2018).

Ini berarti, lanjut Yana, VPC diharuskan lebih berkreasi dalam mendukung tim kebanggaannya bertanding. Terutama dalam pembuatan koreografi yang selama ini kerap mendongkrak motivasi pemain Persib Bandung.

“Justru dengan adanya aturan seperti ini kita semakin terpacu untuk membuat karya yang lebih bagus,” katanya.

Yana berharap aturan ini bisa membuat sepak bola Indonesia jauh lebih baik lagi dan semain nyaman disaksikan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

“Jangan hanya musim ini, aturan ini harus berlanjut di musim-musim yang akan datang atau jadi aturan tetap untuk Liga Indonesia. Mudah-mudahan kami bisa menegakkan aturan itu termasuk untuk suporter lainnya,” harapnya.