happistar 526bet






SQ881
Inidewa365
Texaspoker
goldwin88
bursabet
Ft95
Bandar855

Suporternya Melempar Botol dan Masuk Lapangan, Persikabo Dapat Sanksi lebih Ringan dari Arema

Klub Liga 1 2018 Arema FC mendapatkan hukuman berat dari Komisi Disiplin (komdis) PSSI akibat ulah suporternya di laga vs Persebaya Surabaya.

Hukuman yang diterima Arema FC yakni berupa denda Rp100 juta beserta larangan bagi suporternya Aremania untuk hadir di semua laga sisa musim ini.

Sanksi tersebut dikeluarkan komdis PSSI setelah Aremania terbukti bersalah melakukan pengeroyokan di tribun, intimidasi pemain lawan, pelemparan botol, penyalaan flare, hingga memasuki lapangan.

Baca Juga Beda Sikap Persib dan Arema Tanggapi Sanksi Komdis PSSI
Namun dalam waktu yang bersamaan sanksi akibat perbuatan serupa dijatuhkan Komdis bukan hanya kepada kubu Arema dan Aremania, namun juga kepada klub Liga Indonesia lainnya yakni Persikabo Bogor.

Meski kurang lebih apa yang dilakukan kedua suporter adalah hal yang sama, namun sanksi yang didapatkan dari PSSI ternyata berbeda.

Sanksi Persikabo Bogor
Lewat rilis resminya dan seperti yang diwartakan di website PSSI, suporter Persikabo Bogor didakwa melakukan pelemparan botol, penyalaan flare, serta masuk ke dalam lapangan.

Hal itu dilakukan suporter klub yang bermain di Liga 3 2018 tersebut ketika partai derby menghadapi Bogor FC tanggal 26 Agustus 2018.

Saat itu kerusuhan pecah di jeda babak pertama. Dalam keadaan timnya tertinggal 0-1, suporter Persikabo merangsek masuk ke dalam lapangan, juga melempar botol dan flare dalam waktu yang bersamaan.

Atas perbuatan tersebut, PSSI lantas memberikan sanksi berupa denda Rp25 juta kepada Persikabo Bogor.

Kendati tidak ada keterangan lebih lanjut dari PSSI, bisa diperkirakan besaran sanksi yang lebih kecil didapat Persikabo lantaran mereka hanya bermain di Liga 3 yang dampaknya tidak sebesar Liga 1 2018. Dan kasus yang dilakukan suporternya bukanlah kejadian berulang seperti yang dilakukan Aremania.





AFAPOKER RGOBET wigobet 12online gaming