PSM Makassar Fokus Dapatkan Lisensi AFC agar Tak Kecolongan Lagi

PSM Makassar kini tengah fokus untuk mendapatkan lisensi AFC agar dapat mentas di turnamen level Asia musim depan.

Mereka tak ingin kecolongan lagi seperti tahun lalu, yang mana harus merelakan tiket Piala AFC diambil alih oleh Persija Jakarta.

PSM Makassar yang finis di posisi ketiga Liga 1 2017 berhak untuk satu tiket putaran final Piala AFC 2018.

Namun, lantaran tak lolos verifikasi, Juku Eja harus merelakan tiket itu diambil alih oleh Persija Jakarta yang finis satu tingkat di bawahnya.

Atas dasar itu, saat ini, PSM terus menambal kekurangan yang masih terdapat di dalam tubuhnya agar dapat memiliki lisensi tim profesional dari federasi sepak bola Asia, AFC.

Sebab, kemungkinan besar skuat besutan Robert Rene Alberts itu akan kembali mendapat satu tiket untuk metas di turnamen level Asia, baik itu Liga Champions Asia maupun Piala AFC.

Saat ini, PSM masih bercokol di posisi kedua papan klasemen sementara, selisih tiga poin dari Persib Bandung yang berada di puncak.

Liga 1 2018 kini menyisakan 10 laga lagi, jika mampu mempertahankan performa apiknya, setidak-setidaknya mereka dapat finis di tiga besar pada akhir musim nanti.

AFC sendiri memiliki 33 kriteria yang harus dipenuhi oleh sebuah kesebelasan agar mendapatkan lisensi tersebut.

Adapun kriteria klub level A itu berdasarkan lima aspek, yakni legalitas, finansial, infrastruktur, sumber daya manusia dan administrasi, serta sporting (pembinaan usia dini).

Sebagaimana dilaporkan Tribun Timur, Sekretaris PSM, Widya Syadzwina menerangkan bahwa pihaknya telah mengantongi berbagai kekurangan dari kompetisi tahun 2017 lalu.

Dengan demikian, mereka hanya tinggal mengejar kekurangan dari tahun lalu tersebut.

Ia optimistis, dengan dilakukannya perbaikan, tahun ini Juku Eja dapat lolos dan meraih lisensi AFC Pro.

“Soal itu kami sudah berusaha penuhi,” kata Wina, singkat.

Terkait dengan jadwal pengajuan memperoleh lisensi, Wina belum mengetahui dengan pasti.

Menurutnya, hal tersebut merupakan kewenangan dari PSSI sebagai federasi sepak bola tanah air.

“Terkait proses lisensi klub (PSM), mungkin bisa ditanyakan ke PT LIB atau PSSI. Tapi setahuku setiap tahun dilakukan,” tuturnya.