Arema Tak Ingin Terlena Seusai Menekuk Persebaya

Euforia kemenangan masih dirasakan skuat Arema FC. Hal itu merupakan efek keberhasilan mengalahkan tim rival, Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (6/10/2018) dengan skor tipis 1-0.

Namun, mereka tetap menyadari posisi Arema di klasemen sementara Gojek Liga 1 bersama Bukalapak masih belum aman. Meski naik ke urutan ke-11, poin mereka hanya selisih empat poin dari PSIS Semarang yang ada di zona degradasi.

“Kami sadar sekarang masih belum aman. Jadi, jangan terlena dulu. Perjuangan belum usai. Masih banyak sisa pertandingan yang harus dimenangi,” kata kapten tim Arema, Hamka Hamzah.

Saat ini Arema tidak ingin melakukan hitung-hitungan berapa poin yang harus dikumpulkan agar selamat dari degradasi. Yang ada di benak pemain, mereka justru ingin terus membawa Arema naik di klasemen hingga menembus papan tengah.

Di laga selanjutnya, Arema harus berjumpa dengan runner-up sementara, PSM Makassar, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (14/10/2018). Pekan selanjutnya giliran tim papan atas lainnya Bali United yang harus dihadapi.

“Semua pertandingan terasa penting sekarang. Jadi, jangan puas sampai di sini (setelah mengalahkan Persebaya),” imbuh bek Arema, Ahmad Alfarizi.

Musim ini Arema mendapat jadwal berat dalam 10 laga awal di putaran pertama maupun kedua. Setelah melawan PSM dan Bali United, lawan yang dihadapi sedikit agak ringan.

Selain itu, sisa laga away juga hanya berkutat di wilayah Jawa sehingga ada peluang besar bagi Arema untuk bisa masuk ke papan tengah. Meski, manajemen tim hanya mematok target tidak terdegradasi saja untuk musim ini.

Hanya, skuat Arema bisa kehilangan gairah jika harus menerima sanksi bermain di luar tanpa penonton ataupun laga usiran. Sekarang mereka masih menanti sidang Komisi Disiplin PSSI untuk mengetahui sanksi dari ulah Aremania saat melawan Persebaya. Aremania sempat masuk ke lapangan ketika jeda dan usai laga.