Liga 1 U-19: Bali United U-19 Kalah Telak 1-4 Atas Persebaya U-19

Bali United U-19 kalah melawan Persebaya U-19 pada babak penyisihan grup B Liga 1 U-19 2018, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (2/10/2018) dengan skor 1-4.

Bali United U-19 yang tampak begitu bersemangat menyerang di babak pertama harus mengakui keunggulan Persebaya U-19.

Tim asuhan dari Uston Nawawi tersebut telah berhasil membobol pertahanan terakhir Bali United U-19 di menit ke-21 lewat pemain Persebaya U-19, Risky Dwiyan Aprilianto dan Rizky Ridho Ramadhani pada menit ke 36.

Babak pertama pun berakhir dengan skor 2-0.

Babak kedua para pemain Serdadu Tridatu Muda tampak bangkit, beberapa peluang tercipta dan membuahkan hasil lewat tendangan penalti, yang dilakukan pemain Bali United U-19, Ocvian Chanigio.

Sepakan Ocvian berhasil menembus gawang Persebaya U-19 pada menit ke 48 sehingga skor menjadi 2-1.

Mendapatkan 1 gol membuat pemain Bali United U-19 semakin gencar dan bersemangat menyerang ke pertahanan Persebaya U-19.

Tak ingin membuang waktu, Persebaya U-19 pun melakukan hal yang serupa.

Serangan Persebaya U-19 membuahkan gol dari pemain Persebaya U-19, Rizky Ridho Ramadhani pada menit ke 77.

Tak lama kemudian gawang Bali United U-19 kembali dibobol pemain Persebaya U-19, Jossa Andika pada menit ke 81.

Hingga babak kedua berakhir, Bali United tak dapat merebut gol, sehingga skor tetap 4-1 dengan kemenangan Persebaya U-19.

Pelatih Bali United U-19, Wayan Arsana mengungkapkan bahwa Selasa (2/10/2018) merupakan pertandingan yang berat bagi tim asuhannya.

Ia melihat para pemain Bali United U-19 masih melakukan individual error, sehingga menyebabkan pelanggaran dan hal itu dimanfaatkan oleh Persebaya U-19.

“Banyak pemain kami melakukan individual error sehingga banyak terjadi pelanggaran, hal itu pun dimanfaatkan oleh Persebaya, terbukti dua gol mereka ciptakan dari tendangan bebas, ini merupakan evaluasi terbesar kami untuk kedepannya,” katanya.

Ia juga mengaku pada babak kedua ia kaget dengan gol yang dibuat oleh pemain Persebaya U-19/

Gol yang tercipta tersebut membuktikan bahwa longgarnya pressure dari pemain Bali United U-19.

“Di babak kedua kami dikagetkan lagi dengan gol jarak jauh yang dilakukan oleh pemain Persebaya, di situ terlihat betapa longgarnya pressure yang dilakukan oleh pemain-pemain kami, sehingga pemain Persebaya dengan leluasa bisa melakukan shooting dengan on target ke gawang kami,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan kunci dari kegagalan tim Bali United U-19 saat melawan Persebaya U-19.

“Matinya lini depan kami yang di pressure ketat oleh lini belakang Persebaya ini merupakan kunci kegagalan tim, karena kami tidak bisa mengembangkan attacking kami dengan bagus,” ucapnya.

Untuk kedepannya ia dan tim pelatih akan melakukan evaluasi besar-besaran.

Ia pun meminta maaf pada para suporter Bali United karena belum memberikan kemenangan pada laga tersebut.

Tak lupa ia juga mengapresiasi perjuangan dari pemain Bali United U-19 yang telah berjuang dengan sekuat tenaga saat bertanding melawan Persebaya U-19.

“Kami (memberikan) apresiasi kepada seluruh permain, yang selama 90 menit tidak henti-hentinya untuk berjuang, selalu bekerja keras dan berusaha untuk menyamakan kedudukan,” katanya.

Pelatih Persebaya U-19, Uston Nawawi bersyukur dengan kemenangan yang telah diperoleh tim asuhannya.

Ia juga mengapresiasi perjuangan dari para pemain Persebaya U-19 yang telah berjuang saat pertandingan melawan Bali United U-19.

“Alhamdulilah hari ini (kemarin, red) kami bersyukur karena diberikan kemenangan perdana. Saya apresiasi perjuangan para pemain karena melawan Bali United adalah perjuangan yang sangat berat, kami tahu Bali United salah satu tim yang cukup bagus di Liga 1 U-19 karena di liga musim kemarin mereka menduduki peringkat 3. Alhamdulilah hari ini (kemarin, red) kami bisa melalui pertandingan kedua ini dengan hasil 3 poin,” katanya.

Ia juga mengungkapkan saat pertandingan babak pertama tim asuhannya sempat merasakan tekanan dari Bali United U-19.

“Memang Bali United di menit-menit awal, pastilah selaku tuan rumah menekan kami, khususnya di 15 menit awal. Alhamdulilah kami berhasil keluar dari tekanan dan babak pertama kami mencuri 2 gol,” tuturnya.(*)