Sriwijaya FC Petik Keuntungan dari Penundaan Liga 1 2018

Pelatih Sriwijaya FC, Subangkit, menyambut positif penghentian sementara penyelenggaraan Liga 1 2018. Menurut dia, penundaan ini memberikan keuntungan tersendiri untuk klub berjulukan Laskar Wong Kito itu.

PSSI belum memberikan keterangan sampai kapan kompetisi Liga 1 2018 dihentikan sementara. Seperti diketahui, Liga 1 resmi dihentikan mulai 23 September 2018 dalam rangka berkabung atas meninggalnya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla.

Subangkit menilai, dengan adanya penundaan Liga 1 ini, timnya jadi memiliki waktu persiapan yang lebih banyak. Pelatih berusia 58 tahun itu tak menampik di balik performa timnya yang tak konsisten musim ini karena persiapan yang kurang matang.

“Saya kira kalau untuk Sriwijaya FC (penundaan Liga 1 2018) ini suatu keuntungan karena selama ini kami memiliki persiapan tim yang kurang bagus. Jadi, dengan adanya penundaan ini saya kira bagus untuk persiapan tim,” kata Subangkit ketika dihubungi Bola.com, Sabtu (29/9/2018).

Meski Liga 1 mengalami penundaan, Subangkit memastikan timnya tetap mengikuti pola latihan yang sudah ditetapkan. Hal ini dilakukan demi menjaga kesiapan timnya jika suatu saat nanti Liga 1 2018 kembali bergulir.

“Kami tetap latihan biasa. Jadi, ketika kompetisi dimulai lagi kami sudah siap untuk melakoni laga selanjutnya,” ujar Subangkit.

Sriwijaya FC saat ini masih tercecer di posisi ke-14 klasemen sementara dengan raihan 27 poin. Esteban Vizcarra dkk. hanya unggul dua poin dari PS Tira yang berada di batas atas zona merah.