Pelatih Perseru Sindir Penalti PSIS

Perseru Serui gagal mencuri poin dalam lawatan ke markas PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu (23/9/2018). Sempat unggul lewat Gol Alberto De Paula di babak pertama, tim berjulukan Cendrawasih Oranye justru takluk 2-4 dari tuan rumah.

Pelatih Perseru, I Putu Gede, menyindir gol penyama PSIS lewat eksekusi penalti Bruno Silva. Tuan rumah mendapatkan hadiah sepakan 12-pas setelah salah satu pemain Perseru dianggap handsball setelah menahan tendangan Safrudin Tahar.

“Sebelum pertandingan banyak yang memberitahu saya bahwa hati-hati soal penalti PSIS. Saya pikir sebelumnya tidak percaya. Namun melihat situasi pertandingan ini memang luar biasa,” ungkap I Putu Gede usai pertandingan.

Menurutnya, hukuman penalti itu membuat permainan anak asuhnya terganggu, terutama dalam segi mental. Terbukti, PSIS menambah empat gol tambahan lewat Bruno Silva, Hari Nur Yulianto dan Bayu Nugroho, meski sempat memperkecil skor lewat Kunihiro Yamashita.

“Kalau sudah seperti ini, kita tidak hanya bicara teknis saja, namun soal non teknis juga terkait. Karena situasi begitu ketat baik di papan atas, tengah, maupun bawah, dan pemain kami tidak siap,” tegasnya.

Meski kalah dari PSIS, namun mantan kapten Arema itu tetap memuji kerja keras para pemain. Dirinya berharap Artur Barrios Bonai melupakan kekalahan itu dan fokus menghadapi Persija Jakarta pada laga selanjutnya.

“Saya pikir anak-anak bermain luar biasa, terutama pada babak pertama. Kami harus berbenah dan masih ada kesempatan untuk bertahan,” kata Putu Gede.