Subangkit Pasrah Melihat Keterpurukan Sriwijaya FC

Sriwijaya FC hanya mampu bermain imbang 3-3 saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-21 Liga 1 2018 bersama Bukalapak, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (16/9/2018) malam. Kegagalan meraih tiga poin itu memperpanjang masa sulit yang tengah menerpa Laskar Wong Kito.

Hasil imbang itu melengkapi kegagalan Sriwijaya FC yang selalu menelan kekalahan dalam tiga laga sebelumnya. Kehadiran Subangkit sebagai pelatih kepala Sriwijaya FC belum memberikan pengaruh besar dari segi hasil.

Pelatih asal Pasuruan itu mengungapkan banyak sisi yang harus dievaluasi dari tim asuhannya. Satu di antara lini yang perlu mengalami pembenahan adalah sektor pertahanan yang dengan mudah membiarkan Persebaya mencetak tiga gol ke gawang Teja Paku Alam.

“Di belakang kami harus segera melakukan perbaikan. Pemain yang ada harus melakukan rotasi. Kalau lawan punya kecepatan, kami akan kesulitan juga,” ungkap mantan pelatih PSIS Semarang itu.

Subangkit sudah menemani Laskar Wong Kito dalam lima pertandingan terakhir. Hasilnya, hanya satu kemenangan yang berhasil didapatnya, yaitu saat menjamu Borneo FC, 29 Juli 2018.

Sisanya, Sriwijaya menelan tiga kekalahan secara beruntun, yakni saat berjumpa Persib Bandung, Madura United, dan Persipura Jayapura. Teranyar, Beto Goncalves dan kawan-kawan malah ditahan Persebaya yang sebenarnya berpeluang mencuri tiga poin karena sempat unggul 3-1.

Subangkit kini mengaku pasrah soal jabatannya sebagai pelatih kepala Sriwijaya FC. “Saya pasrah, kalau mau diganti silakan. Selama ini saya sudah berusaha maksimal membantu tim,” ucapnya.