PSS Sleman Dihantui Problem Pemulihan

PSS Sleman dihantui problem pemulihan pemain jelang menjamu Kalteng Putra pada lanjutan Grup Timur Liga 2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (25/9/2018). Tim Super Elang Jawa hanya memiliki waktu efektif tiga hari untuk persiapan maupun memulihkan kondisi fisik sebelum laga itu.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, mengeluhkan mepetnya waktu pemulihan. Bahkan, dirinya sempat memberikan libur kepada pemain untuk memulihkan stamina sebelum menjalani program latihan seperti biasa.

“Recovery yang ada sangat singkat. Padahal recovery sangat penting sebelum kami menjalani pertandingan lagi. Mudah-mudahan kondisi anak-anak cukup optimal saat melawan Kalteng Putra,” kata Seto.

Tak hanya soal recovery, tantangan lain yang harus dihadapi adalah kedalaman skuatnya saat ini bisa dibilang jauh dari ideal. Cederanya sejumlah pemain seperti Adi Nugroho, Slamet Budiono, Dave Mustaine dan Jodi Kustiawan, membuat Seto harus kreatif mengutak-atik komposisi.

Saat mengalahkan Persiba Balikpapan di laga sebelumnya, pelatih berusia 44 tahun itu tampak kesulitan melakukan rotasi. Saat gelandang M Ilhamul Irhaz digantikan Irkham Mila di babak ke dua, dia sampai harus menggeser Rangga Muslim menjadi gelandang tengah yang sebenarnya beroperasi di sektor sayap.

Seto menambahkan, pemulihan pemain juga sebagai upaya untuk menghindari adanya cedera tambahan. Ia pun bersyukur, dalam pertandingan terakhir lalu, tidak ada pilar yang cedera, meski pemain sayap Rifal Lastori sempat mendapat sedikit kendala di bagian engkel.

“Kami bersyukur tidak ada lagi pemain yang cedera setelah laga kemarin, walaupun memang ada beberapa keluhan. Mudah-mudahan, kondisinya baik, akan kami pantau dalam beberapa hari ini,” tegasnya.