Pelatih Madura United Kecewa Berat Kalah dari Borneo FC di Kandang

Stadion Gelora Ratu Pamelingan (GRP) di Pamekasan sudah tidak angker lagi. Markas Madura United itu berhasil ditaklukkan Borneo FC, tepatnya pada laga pekan ke-23 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak, Sabtu (22/9/2018).

Laga tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk Borneo FC, yang unggul lewat gol-gol Renan Alves (12′) dan Tijani Belaid (89′). Satu gol Madura United merupakan gol bunuh diri Renan pada menit ke-14.

Ini merupakan kali pertama Madura United kalah di Stadion GRP selama tampil di kompetisi kasta tertinggi. Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira, kecewa dengan hasil negatif ini.

“Kami kalah di kandang sendiri. Keinginan menang tentu ada dalam pemain. Mereka sudah berjuang, bermain maksimal, tapi gagal cetak gol,” ucap pelatih asal Brasil itu.

Kekalahan ini menambah duka Madura United, yang sebelumnya kalah 0-2 dari Arema FC pada pekan lalu. Namun, Gomes memberikan semangat kepada anak asuhnya untuk terus berjuang.

“Kami harus memperbaiki bersama-sama. Tentu demi tetap berada di papan atas. Sisa 11 permainan harus menang. Harus menang dan bayar utang di luar kandang,” imbuh pelatih berusia 55 tahun itu.

“Pemain pasti bisa bangkit, kami siapkan diri terutama mental. Kami akan datang pada laga berikutnya untuk jadi pemenang, tanpa rasa takut,” tegas Gomes.

Kekalahan ini membuat posisi Madura United terancam turun dari peringkat ketiga di klasemen sementara. Mereka mengoleksi 36 poin, dibayangi Bali United dan Persija Jakarta yang mengoleksi jumlah poin sama, namun belum melakoni laga pekan ini.