Jadi Bobotoh, Peraih Emas Asian Games Ingin Persib Juara Liga 1

Kemenangan Persib Bandung atas Arema FC tak hanya disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Hanifan Yudani Kusumah juga tak mau kalah. Atlet peraih medali emas cabang olahraga (cabor) pencak silat Asian Games 2018 itu juga menonton Persib lawan Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (13/9).

Mengenakan jersey Persib berwarna biru, atlet yang karib disapa Hanif ini sengaja menonton Persib untuk menjalin komunikasi dengan para pemain. Terutama dengan kiper Persib, M Natshir yang sama-sama berasal dari Soreang, Kabupaten Bandung.

“Iya menjalin hubungan dan komunikasi dengan A Deden (Natshir) juga, karena saya ada darah saudara jugalah, sama-sama orang Soreang. Kalau istilah sunda mah kait-pakait,” kata Hanif di Stadion GBLA Bandung, Kamis (13/9).

Hanif mengaku diberi tiket oleh Natshir sehingga dia pun datang untuk menonton tim kebanggaan Bobotoh. Sejak menjalani pelatnas pada 2015, Hanif tidak pernah merasakan atmosfer di stadion secara langsung.

“Alhamdulillah bisa nonton. Tiga tahun belum nonton karena Pelatnas. Sekarang bisa nonton lagi,” ungkapnya.

Selama mengikuti pelatnas, Hanif tetap mengikuti perkembangan dan pertandingan Persib. Streaming menjadi cara Hanif untuk bisa melihat tim kebanggaanya bermain. Bahkan tak jarang taruhan dengan rekan sesama pelatnas jadi kegiatan setiap pertandingan.

“Teman-teman ada yang dari Arema juga, kadang kita suka taruhan, yang kalah push up atau traktir. Sekali gol berapa push up-nya. Sambil olahraga saja, teriak-teriak juga di kamar,” tuturnya.

Hanif pun memuji Bobotoh yang sudah bisa bersikap lebih dewasa. Bobotoh kini lebih mengedepankan kreativitas dalam memberikan dukungan kepada Persib. Dengan lapangan yang bagus, pemain dan pelatih yang berkualitas, Bobotoh pun respek dan bersikap lebih dewasa.

“Persib musim ini bagus. Cukup membanggakan dari performanya, dan pelatih yang juga luar biasa pinter. InsyaAllah juara tahun ini,” ujarnya.

Tak hanya menonton, Hanif pun menjadi pemeran utama Viking Claps usai Persib menaklukan Arema. Hal itu menjadi satu kebanggaan dan pengalaman pertama Hanif. Apalagi tak semua orang bisa terpilih menjadi pemukul drum Viking Claps.