Evan Dimas Akui Musim Perdana di Selangor FA Tak Sesuai Harapan

Selangor player, Evan Dimas Darmono during Shopee FA Cup 2018 match between MOF FC vs Selangor at Stadium Bolasepak Cheras, K.Lumpur on 4 Mac 2018. Photo by Dzulfadlil Azim / www.asiana.my

Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn sudah lebih dari tujuh bulan menjalani karier bersama klub Malaysia, Selangor FA. Sejauh ini, mereka belum meraih prestasi besar di tim berjulukan Gergasi Merah itu.

Justru Selangor FA mengalami penurunan peringkat karena hanya menduduki posisi ke-8 pada klasemen akhir Liga Super Malaysia musim 2018. Padahal, tim yang identik dengan jersey merah-kuning berharap posisi yang lebih baik setelah menduduki peringkat ke-6 pada musim 2017.

Sebenarnya, ada peluang bagi kedua pemain untuk mempersembahkan gelar juara lewat ajang Piala FA. Sayang, Selangor FA takluk 0-2 dari Pahang FA pada partai final di Stadion Bukit Jalil, 7 Juli 2018.

Evan Dimas pun angkat bicara. Dia menyebut bahwa musim pertama memang sulit dan tak berjalan sesuai harapan.

“Ini kan suatu pengalaman, orang merantau kan tidak mudah. Saya bersyukur (Selangor FA) tidak degradasi,” kata Evan Dimas kepada wartawan saat ditemui seusai laga Bhayangkara FC kontra Perseru Serui di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Pencetak gol tunggal timnas Indonesia ke gawang timnas Mauritius itu kini fokus untuk menjalani satu laga sisa bersama Selangor FA. Mereka akan menghadapi PKNP pada ajang Piala Malaysia, Minggu (16/9/2018).

“Ini saya nga lama di Indonesia, karena di sana ada latihan. Setelah tanggal 15 September masih ada pertandingan terakhir, jadi saya tetap latihan di sana,” ujarnya.

Mantan personel Bhayangkara FC itu belum tahu nasibnya jika Selangor tak memperpanjang kontraknya yang habis pada November. Isu yang berkembang menyebutkan bahwa Evan Dimas diincar klub dari Liga Thailand dan Liga Jepang.

“Soal perpanjangan kontrak dengan Selangor saya dan klub belum ada pembicaraan,” tuturnya.

“Saya belum tahu, kita lihat setelah kontrak dari Selangor saja. Kalau pun memang di Liga 1 bisa dipertimbangkan, kenapa tidak,” ucapnya. (Muhammad Robbani)