PSS Sleman Siap Antisipasi Kelebihan Persiba dalam Situasi Set Pieces

Menghadapi tim yang sedang ‘terluka’, Persiba Balikpapan, PSS Sleman akan bermain dengan lebih hati-hati. Terutama meminimalkan bola-bola mati di area pertahanan, karena Persiba mempunyai keunggulan dalam memanfaatkan kesempatan seperti itu.

“Pertandingan besok, berat bagi kami. Mereka kemarin kalah di kandang (lawan PSIM). Persiba ada kelebihan set pieces dan corner. Kami harap pemain bisa mengurangi pelanggaran,” kata pelatih kepala PSS, Seto Nurdiyantara, di Stadion Maguwoharjo Sleman, Rabu (19/9).

Seto menerangkan kalau kondisi timnya jelang laga yang digelar Kamis (20/9) di Stadion Maguwoharjo ini, kurang lengkap. Beberapa pemain diragukan untuk tampil. Di antaranya Dave Mustaine, Jodi Kustiawan, Slamet Budiono, Adi Nugroho, dan Taufik Febrianto.

Namun, sudah ada beberapa pemain yang bisa menggantikan mereka. Hanya berdampak pada kekuatan di lini tengah saja, yang pasti tak seperti biasanya.

“Untuk lini depan kami bisa menurunkan Made (I Made Wirahadi), Gonzales (El Loco), maupun Tambun (Naibaho). Entah nanti siapa yang akan diturunkan lebih dulu, dilihat kondisi terakhirnya,” lanjut Seto.

Bermain di kandang sendiri, tambah Seto, skuadnya diharapkan bisa mengamankan poin penuh. Supaya bisa mengejar target mendapatkan 43 poin sampai akhir putaran kedua ini.

“Kami target sapu bersih kandang dan mencuri satu kemenangan tandang. Supaya bisa aman lolos ke babak selanjutnya,” kata pelatih yang pernah menukangi PSIM ini.

Bagus Nirwanto, salah seorang pemain PSS menambahkan, para pemain semuanya harus fight untuk menghadapi laga nanti. “Harus fight supaya mendapatkan poin penuh,” ucapnya.