Peter Butler Akui Pertahanan PSMS Medan Tak Bagus

Pelatih PSMS Medan Peter Butler menilai kekalahan 3-2 dari PSIS Semarang di Stadion Teladan, Rau (12/9) sore WIB, akibat performa buruk barisan pertahanan Ayam Kinantan.

Ini menjadi kekalahan kedua di kandang secara beruntun sejak Butler menangani PSMS. Menurut Butler, ketiga gol PSIS terjadi akibat beberapa kesalahan yang dapat dimanfaatkan tim tamu.

“Tiga gol ke gawang kami seharusnya tidak perlu terjadi, karena kami menguasai permainan. Gol pertama free kick dan ada kesalahan Alex [Tanidis] yang tidak ikuti lawan sehingga mereka rebound. Gol kedua kami paksa pressure dan mereka counter attack,” jelas Butler.

“Kami berhasil samakan skor. Saya bilang, kalau tidak bisa menang, jangan sampai kalah. Tapi pertahanan tidak cukup bagus, walaupun ball possession lebih baik. [Reinaldo] Lobo dan Roby bagus, tapi hanya sedikit kurang baik. Bertahan tidak hanya tugas mereka. Kami harus bertahan dan menyerang bersama-sama.”

Butler menambahkan, tidak ada motivasi lebih yang diberikan kepada pemain untuk memenangkan pertandingan. Menurut Butler, kondisi ini bisa membuat PSMS hanya numpang lewat di Liga 1.

“Saya tidak ingin kritik permainan pemain, karena mereka sudah bekerja keras dan sangat baik. Kalau tak ada motivasi, sulit. Jika tidak ada motivasi, kami harus siap untuk turun ke Liga 2. Semua orang di sini harus tanggung jawab,” tambah eks pelatih Persipura Jayapura itu.

Sementara itu gelandang Shohei Matsunaga mengatakan, dua gol yang dicetaknya tak berarti apa-apa. Pemain asal Jepang itu tak bisa merayakannya, karena PSMS menelan kekalahan. Matsunaga berharap fans terus mendukung mereka dalam situasi sulit.

“Percuma, kami kalah. Meski saya cetak dua gol, tidak senang juga. Saya mau tim menang. Semua pemain tidak mau kalah. Makanya situasi ini sangat sulit. Tolong fans selalu bantu kami. Kami selalu berikan 100 persen,” imbuh Matsunaga. (gk-71)