Benny Wahyudi Tak Dimainkan, Madura United Terancam Denda Rp 15 Juta

Madura United terancam saksi denda sebesar Rp 15 juta. Gara-garanya, bek kanan Benny Wahyudi tak dimainkan dalam laga melawan Arema FC, Senin (17/9) sore WIB. Dia pun tak ada dalam daftar susunan pemain.

Padahal, dalam sesi konferensi pers jelang laga, Minggu (16/9), Benny mendampingi pelatih Gomes De Oliveira. Gomes sendiri menjelaskan dalam sesi latihan terakhir, Benny mengami cedera setelah berbenturan dengan rekannya. Itulah alasan kenapa pelatih asal Brasil itu tak menurunkan Benny dan tak memasukkannya dalam daftar susunan pemain.

“Saya memilih tidak menurunkan Benny karena khawatir cederanya malah lebih parah. Apalagi pada pertandingan selanjutnya, kami masih membutuhkan dia,” jelas Gomes.

Ancaman sanksi denda karena Madura United dianggap melanggar regulasi Liga 1 Pasal 38 ayat 2. Bunyinya, pelatih dan starting player masing-masing tim (perwakilan) wajib hadir dalam jumpa pers jelang laga. Ancaman sanksi berupa denda terhadap pelanggaran itu dijabarkan dalam ayat 4.

Terkait hal itu, manajer Madura United Haruna Soemitro menjelaskan bahwa pihaknya memiliki alasan khusus. Pihaknya sudah melaporkan kepada PT LIB. Sampai sejauh ini, belum ada keputusan terkait pemain yang tidak bisa tampil karena cedera, namun mengikuti jumpa pers.

“Pemainnya cedera mau bagaimana lagi. Dipaksakan nanti tambah parah. Kami sudah membuat surat mengenai hal ini,” tegas Haruna.