Tumbang di Kandang, Persebaya Tetap Incar Papan Atas Liga 1 2018

Persebaya Surabaya tidak pesimistis setelah mendulang hasil negatif di kandang. Mereka baru saja kalah 0-2 dari PS Tira dalam pekan ke-21 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (11/9/2018).

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, menegaskan tetap pada target awal, menembus papan atas. Kehadiran Djanur (sapaan akrab Djadjang Nurdjaman) sempat membuat manajemen menginginkan Persebaya finis enam besar, bahkan juara Liga 1 musim ini.

“Masih tetap (dengan target papan atas). Ini saya baru satu kali main (menangani Persebaya), masih ada 13 pertandingan lagi. Saya pikir belum bisa berubah target. Kami masih tetap optimistis,” ungkap pelatih berusia 53 tahun itu.

Secara matematis, peluang Persebaya untuk juara bahkan masih terbuka. Namun, jalan terjal bakal mereka hadapi, dengan cara memenangkan pertandingan sambil berharap tim lain tampil buruk.

Djanur yakin timnya masih bisa berbuat banyak meski laga debutnya tercoreng. Padahal, berikutnya Bajul Ijo bakal bertandang ke markas Sriwijaya FC yang berpotensi bangkit, pada Minggu (16/9/2018).

“Jajaran pelatih sudah menghitung bagaimana kami main di sana (markas Sriwijaya) untuk mencuri poin. Sekarang banyak tim tamu yang bisa menang di kandang lawan. Artinya, kami harus punya tekad juga seperti itu,” imbuh Djanur.

Pada pekan ke-21 Liga 1, terjadi fenomena tim tamu berhasil mencuri poin penuh. Setidaknya ada tiga tim yang melakukannya yaitu Persija Jakarta, PSIS Semarang, dan PS Tira.

Saat ini, Persebaya Surabaya masih terjebak di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan mengemas 25 poin. Posisi mereka tidak berubah dan terselamatkan oleh kekalahan Arema FC, yang tumbang 0-2 dari Persib. Arema menghuni satu peringkat di bawah Persebaya.