Jelang Hadapi Persebaya, PS Tira Fokus Benahi Benteng Pertahanan

Lini belakang PS Tira menjadi fokus dari pembenahan yang dilakukan tim pelatih. Kebobolan 44 gol dalam 20 laga jelas menjadi catatan buruk yang harus segera dibenahi PS Tira. Statistik itu membuat PS Tira menjadi tim Liga 1 yang paling banyak kebobolan.

Musim ini, performa lini belakang PS Tira memang jauh dari kata meyakinkan. Sudah lima kali mereka kebobolan empat gol dalam satu laga. Rinciannya, kala bersua Persebaya Surabaya (13/4), PSM Makassar (21/4), Bhayangkara FC (4/5), Persela Lamongan (28/5), dan Sriwijaya FC (6/7). Dalam lima laga itu, mereka selalu kalah.

Bahkan, PS Tira pernah dihajar Persija Jakarta lima gol tanpa balas (8/6). Itu sekaligus menjadi catatan kekalahan terbesar tim yang dulu bernama PS TNI itu sepanjang musim ini. Kebobolan banyak gol membuat mereka kini terperosok di posisi ke-16 dengan 21 poin. Hanya terpaut dua poin dari PSMS Medan di posisi juru kunci.

Modal yang jelas kurang bagus jelang laga melawan Persebaya (11/9). The Young Warriors pun terus melakukan pembenahan di lini belakang. Dalam bursa transfer paruh kedua, PS Tira mendatangkan bek asal Trinidad dan Tobago, Radanfah Abu Bakr. Dia menggantikan posisi bek asal Korsel Kim Sang Min yang tidak memenuhi harapan.

Nyatanya, kedatangan Abu Bakr tak jua membuat kokoh lini pertahanan. Abu Bakr sudah bermain dalam tiga laga. Mencatatkan 12 intersep dan 16 sapuan. Tapi, dalam tiga laga itu, PS Tira sudah kebobolan delapan gol. “Memang masih ada beberapa hal yang perlu kami tingkatkan,” kata pelatih PS Tira, Nilmaizar.

Meski lini belakang masih mengkhawatirkan, Nilmaizar tetap pede. Sebab, usai melakoni training center di Cianjur, kondisi pemain dinilai kian oke.

“Ada progres yang cukup besar, terutama soal mental. Ada peningkatan saat bertahan. Juga soal menyerang ke bertahan,” tambah Nil.

Performa lini belakang PS Tira memang perlu ditingkatkan. Sebab, Persebaya punya David da Silva. Striker asal Brasil itu sudah mengemas 11 gol bagi Green Force –julukan Persebaya-.

“Dalam sisa waktu ini kami bisa mengasah strategi. Sehingga pada pertandingan nanti (lawan Persebaya) semua sudah siap,” tutup Nilmaizar.