Harapan Nadhif Girasta Usai Jadi Pemain Terbaik Liga Pelajar U-16 2018

Trisakti TopSkor FC berpesta. Perjuangan tanpa kenal lelah sepanjang turnamen Liga Pelajar Piala Menpora U-16 berbuah trofi juara. Trisakti TopSkor sukses menundukan wakil asal Jawa Timur, Persebaya Surabaya lewat drama adu tendangan penalti, skor 4-1 setelah melewati waktu normal 1-1.

Tanpa mengecilkan peran dari pemain lainnya, kontribusi sang striker Nadhif Girasta Kosasih cukup vital. Sebagai juru gedor utama, Nadhif kerap muncul sebagai pemecah kebuntuan. Setidaknya dua dari empat gol yang dilesakannya di turnamen ini merupakan gol pembuka. Pertama saat menang telak 3-0 melawan wakil Jawa Tengah di laga perdan babak penyisihan Grup G. Lalu yang kedua adalah di partai final kontra Persebaya tadi sore.

Usai laga final, Nadhif pun dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen. Buka karena semata kontribusinya buat tim, Nadhif dianggap mampu menjadi pemimpin yang baik bagi rekan-rekannya baik sebelum, saat pertandingan, dan setelah pertandingan berlangsung.

“Gelar ini semata bukan usaha saya sendiri tapi berkat bantuan semua teman-teman juga. Senang bisa mendapat trofi ini disaksikan langsung oleh kedua orang tua saya yang datang jauh-jauh dari Jakarta,” kata Nadhif usai laga.

Tahun 2018 tampaknya bakal menjadi tahun yang tak terlupakan bagi Nadhif. Sebelumnya, ia juga meraih gelar pemain terbaik Gothia Cup Cina sekaligus pencetak gol terbanyak tim dengan 7 gol. Trofi juara Gothia Cup juga menjadi pemantik semangatnya untuk terus berkembang dan kembali dipanggil timnas Indonesia U-16.

“Siapapun pemain pasti mendambakan panggilan timnas. Saya akan menunggu panggilan itu sembari terus meningkatkan kemampuan diri baik secara individu maupun tim dan juga mental,” Nadhif menambahkan.*