Tanpa Penyerang Asing Klub Indonesia Akan Lemah Di Ajang Internasional

Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago, tak mendukung rencana tanpa penyerang asing pada musim depan. Menurutnya, hal tersebut bakal berdampak besar kepada kiprah klub di level internasional.

PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi berencana melakukan hal itu demi kebaikan timnas Indonesia. Lantaran, skuat Merah Putih kesulitan untuk mencari striker lokal yang berkualitas.

Kondisi tersebut tak lepas dari mayoritas klub Tanah Air, yang lebih memilih menggunakan penyerang asing. Bahkan deretan pencetak gol terbanyak dihuni oleh legiun impor.

“Kalau saya sangat yakin keputusan itu tidak dijalankan. Bagaimana tim-tim di Indonesia mengikuti turnamen di AFC. Saya rasa dampaknya mungkin secara nasional mungkin bisa bagus,” kata Jacksen.

“Dampaknya di level internasional mereka kesulitan. Dampaknya prestasi di level nasional [bagus] di internasional [kurang bagus],” tambahnya.

Selain itu, Jacksen menyampaikan lebih mendukung penerapan regulasi setiap klub diwajibkan memainkan lima pemain U-23 sebagai starter seperti musim lalu. Ia, menilai hal tersebut sangat berpengaruh untuk timnas.

“Dari awal hingga akhir saya dukung. Kita bisa lihat timnas U-23 dihuni muka-muka yang sering diturunkan klubnya di musim kemarin. Saya lebih cenderung untuk pemain U-23 yang diorbitkan seperti musim kemarin,” ucapnya.

1 Comment

  1. sebaiknya penyerang asing bukan dilarang tapi dibatasi. Tiap klub hanya boleh memiliki satu penyerang asing. Jumlah pemain asing klub juga dibatasi maksimal 3 pemain asing. 2 non asia + 1 asia.

Comments are closed.