Merasa Dicurangi Wasit saat Berlaga Melawan Blitar United, Persiba Balikpapan Surati PT LIB

Pasca kekalahan menghadapi Blitar United dengan skor 0-2 pada Selasa (4/9/2018) kemarin, pihak Persiba Balikpapan melayangkan surat protes kepada Komisi Disiplin PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator penyelenggara.

Melalui surat bernomor 192-B/PERSIBA/IX/2018 tersebut Persiba protes dengan kepemimpinan dan keputusan wasit Mulyana yang memimpin laga tersebut karena sangat merugikan Beruang Madu.

Menurut pelatih Persiba Balikpapan, Hariyadi mengatakan pemainnya sudah bermain cukup baik saat laga tandang tersebut.

Namun karena beberapa keputusan wasit yang berat sebelah itulah yang mengakibatkan Persiba kurang beruntung.

Telanjur Rencanakan Liburan ke Luar Negeri tapi Rupiah Lagi Melemah? Ikuti 6 Tips Ini

“Saya kecewa dengan kepemimpinan wasit. Tidak mau banyak komentar soal wasit intinya para pemain sudah tampil sangat bagus, kita hanya kalah karena dikerjain wasit. Kita layangkan surat protes,” katanya Rabu (5/9/2018).

Kejadian berawal saat Blitar United melakukan tendangan sepak pojok dari sebalah kiri Persiba. Pemain Persiba, Aang Suparman mengawal ketat pemain Blitar United Andik Zulianto.

Kurs Jual Dollar AS Tembus Rp 15.000 di Bank Mandiri, BCA, dan Bank CIMB

Keduanya terlibat duel udara dan bola lewat di atas kepala kedua pemain tersebut. Tidak ada kontak fisik atau pelanggaran keras yang dilakukan Aang Suparman, yang kemudian tiba-tiba Wasit Mulyana menunjuk titik penalti dan memberikan Aang Suparman sebuab kartu kuning.

Keputusan kontroversial itulah yang membuat tim kembanggan kota minyak merasa dicurangi dan berat sebelah. (*)