Kondisi Arema Membuat Milan Petrovic Enggan Merayakan HUT ke-57

Pelatih Arema FC, Milan Petrovic, Minggu (26/8/2018) ini tepat berusia 57 tahun. Meski dalam momen bahagia, dia mengaku tidak punya agenda spesial untuk merayakan hari ulang tahun.

Padahal, hari ini Arema sedang libur latihan. Hal itu berartu ada banyak waktu baginya untuk menggelar perayaan ulang tahun. Tetapi, Milan ternyata punya jadwal yang cukup padat meski di hari libur.

“Hari ini saya ada kursus Bahasa Indonesia. Setelah itu menyusun program untuk latihan minggu depan. Jadi, tidak ada waktu untuk merayakannya,” kata Milan.

Ini merupakan kali pertama Milan berulang tahun dan jauh dari keluarganya karena anak dan istrinya sedang berada di Slovenia. Di Indonesia dia baru hitungan bulan sehingga hanya tim Arema yang dianggap sebagai keluarga besarnya.

“Tentu saya merindukan mereka (anak dan istri). Namun, sekarang saya menikmati proses melatih di Arema. Saya tetap menjaga komunikasi dengan keluarga via telepon,” imbuh pelatih kelahiran Beograd ini.

Jika sedang bersama keluarga, biasanya memang ada perayaan ulang tahun dengan makan bersama. Namun, hal tersebut kini harus dilewatinya.

Bisa jadi ultah ke-57 ini jadi momen paling sulit bagi Milan. Selain jauh dari keluarga, kini dia juga dalam tekanan suporter, Aremania.

Dia dituntut mengembalikan performa Arema lebih garang dan memperbaiki posisi di klasemen sementara Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Saat ini tim berjulukan Singo Edan itu ada di urutan ke-14 dengan 25 poin.

Lantara suasana itu pula, Milan tidak terlalu memikirkan perayaan ulang tahun. Dia justru memilih untuk fokus menyiapkan agenda latihan yang bisa mengembalikan pemain di level fisik terbaik. Saat ini program latihan tersebut mulai memasuki uji coba yang rencananya dilangsungkan di luar kandang.

Beda ceritanya jika Milan berulang tahun saat Arema menggelar sesi latihan. Biasanya, pemain membuat acara dengan melempari telur dan tepung bagi siapapun yang sedang ulang tahun. Namun, Milan tepat berulang tahun di hari Minggu, ehingga tidak ada perayaan di lapangan seperti itu.