Kehadiran Salembe Permudah Variasi Serangan PSMP Mojokerto

Kehadiran Salim Ohorella ternyata membawa berkah tersendiri bagi PSMP Mojokerto. Pemain yang akrab disapa Salembe itu membuat sektor depan Laskar Mojopahit semakin tajam.

Salembe merupakan satu dari tiga pemain baru yang didaftarkan PSMP pada putaran kedua. Saat melakoni debut bersama PSMP, Salembe mampu menjawab penuh kepercayaan dari pelatih. Satu gol dicetaknya saat mengatarkan PSMP menang 4-1 atas PSIM Jogja.

Torehan gol itu membuat lini depan PSMP bertambah tajam. Total dalam 13 pertandingan, PSMP sudah mencetak 23 gol. Jumlah gol ini menjadi yang terbanyak di grup timur bersama Persiba Balikpapan.

Pelatih PSMP, Jamal Yastro mengatakan, Salembe merupakan penyerang yang sesuai kebutuhan tim. Pemain yang membawa Maluku juara Medco U-15 2006 ini bisa menjadi penyerang murni maupun penyerang dengan pergerakan eksplosif.

“Salembe bisa jadi goal getter. Pergerakannya juga sangat mobile. Dimana bola pasti dikejar. Dia juga berani duel,” terang Jamal kepada KAMPIUN.ID

Kehadiran Salembe mempermudah variasi serangan. Dia bisa diduetkan dengan Indra Setiawan yang biasa berperan sebagai penyerang tunggal. Salembe pun bisa menjadi pilihan saat Ricky Kambuaya, Haris Tuharea dan Samsul Pelu kesulitan menopang Indra.

“Selama ini kita lebih memaksimalkan Indra sebagai penyerang tunggal. Kedepan Salembe bisa ditandemkan dengan Indra. Bisa juga pakai tiga penyerang. Tinggal dilihat sesuai kebutuhan pertandingan,” tuturnya.

Salim “Salembe” Ohorella resmi jadibagian tim PS Mojokerto Putra. Foto: PS Mojokerto Putra.
Hanya memang satu gol lawan PSIM Jogja tak bisa serta merta memasukannya dalam starting eleven. Salembe harus bisa membuktikan kualitasnya dalam latihan maupun dalam pertandingan uji coba.

“Dalam sesi latihan tiga pemain baru tampil bagus. Tinggal kita lihat progresnya, termasuk mental bertanding dalam kompetisi yang sebenarnya,” jelas pelatih berlisensi B AFC ini.

PSMP Mojokerto wajib tampil konsisten dalam sembilan laga tersisa. Meski posisi saat ini sudah cukup aman menuju babak 8 besar Liga 2, namun potensi kejutan tetap harus diwaspadai.

Pada 5 September mendatang, PSMP akan menantang Kalteng Putra di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya. Pemenang dalam laga ini berhak atas posisi tiga, dibawah Madura FC dan PSS Sleman.

“Saat ini kita persiapkan terus. Jangan sampai terpeleset di kandang. Kita juga ingin mencuri poin di tandang, termasuk lawan Kalteng Putra nanti,” pungkasnya.