Persebaya Lebih Memilih Pelatih Lokal ketimbang Asing

Jabatan pelatih kepala Persebaya Surabaya sampai saat ini masih lowong. Manajemen tim Bajul Ijo masih menutup rapat sosok yang bakal menangani Rendi Irwan Saputra dkk.

Beberapa nama sempat dikaitkan bakal menjadi kandidat kuat pelatih Persebaya. Asisten manajer Persebaya, Budi Dharma Wibawa, menegaskan pihaknya bakal menunjuk pelatih lokal.

“Kami akan mendatangkan pelatih lokal. Tapi, untuk nama-namanya belum bisa saya sampaikan,” kata pria yang juga menjabat sebagai manajer Persebaya U-19 tersebut.

Persebaya bukan tanpa alasan saat memutuskan untuk mendatangkan pelatih lokal. Budi menuturkan mayoritas pemain Persebaya lebih fasih berbahasa Indonesia untuk berkomunikasi.

Dua pemain asing Bajul Ijo, Otavio Dutra (Brasil) dan Robertino Pugliara (Argentina), juga sudah lancar berbahasa Indonesia. Keduanya sudah lama berkiprah di Indonesia.

Hal itulah yang diyakini bakal membuat komunikasi pemain dan pelatih bisa berjalan lancar. Namun, pemain asing lainnya, David da Silva (Brasil), yang selama ini mengandalkan Bahasa Inggris dalam berkomunikasi, bisa juga diatasi dengan dibantu pemain lain.

“Harapannya dengan pelatih lokal, tidak terkendala bahasa dengan pemain dan dalam menerapkan strategi tidak ‘miss’ (salah paham),” imbuh Budi.

Beberapa nama pelatih lokal mulai dikaitkan bakal melatih Persebaya. Setidaknya ada tiga nama yang dikabarkan menjadi incaran klub yang berdiri pada 1927 itu.

Mereka adalah Djadjang Nurdjaman, Rudy Eka Priyambada, dan Freddy Muli. Ketiga pelatih itu memenuhi kualifikasi untuk melatih Persebaya dan kini sedang menganggur atau berstatus tanpa klub.