Kontribusi Pemain Anyar PSIS Belum Maksimal

PSIS Semarang mendatangkan sejumlah pemain baru pada putaran kedua Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. Dengan harapan dapat mengangkat performa agar bisa bersaing dan tentunya bisa keluar dari zona merah.

Pemain-pemain yang didatangkan di antaranya Joko Ribowo di posisi penjaga gawang, Abou Bakr Al Mel yang berposisi penyerang serta Nerius Alom dan M. Wahyu yang bermain di sektor gelandang.

Namun, dalam tiga pertandingan awal di putaran kedua, kontribusi para rekrutan anyar tersebut dinilai belum nampak. Meskipun secara individu, mereka merupakan pemain yang cukup berkualitas.

”Pemain baru cukup bagus, mengangkat performa tim PSIS, tapi masih belum menunjukkan hasilnya,” terang CEO PSIS Semarang, A. S Sukawijaya kepada Bola.net.

Manajemen PSIS tak sepenuhnya mengeluhkan performa pemain anyar di balik hasil minus pada awal putaran kedua. Sebab, lawan yang dihadapi oleh Laskar Mahesa Jenar memang tidak sembarangan.

”Mungkin mereka butuh adaptasi, tapi bisa juga karena lawan yang kita hadapi di putaran kedua, awal-awal memang bagus semua,” imbuh Yoyok Sukawi, panggilan akrabnya.

Pada awal putaran kedua, PSIS memang langsung bertemu tim kuat yakni PSM Makassar, Bali United, dan Bhayangkara FC. Sehingga mereka hanya mampu mengambil satu poin dari tiga pertandingan tersebut.

”Itu bisa jadi penyebabnya,” anggota Komite Eksekutif PSSI ini menambahkan.

Meski demikian, dengan hadirnya pemain baru tersebut, Yoyok masih optimis PSIS akan tetap bisa bersaing. Terutama untuk bisa melepaskan diri zona merah mengingat mereka masih tersandera di posisi ke 17 dengan 20 poin.