Ini Saran Aremania untuk Perbaikan Performa Singo Edan

Situasi kurang bagus sedang terjadi di Arema FC. Belum pernah menang dalam tiga pertandingan terakhir gojek Liga 1 bersama Bukalapak menjadi penyebabnya.

Akibatnya, saat libur kompetisi hingga awal bulan depan, kondisi tim sedang lesu. Manajemen dan tim pelatih juga tidak lagi berkomunikasi intensif. Begitu juga dengan pemain yang lebih memilih bungkam sambil refreshing saat libur latihan pekan ini.

Aremania yang sedang kecewa, tentu tak ingin kondisi tersebut berjalan lebih lama. Mereka menyarankan agar segera ada pertemuan untuk melakukan evaluasi.

“Semoga semua segera duduk bersama, karena semua juga tahu dalam kondisi kurang bagus karena kecewa,” kata Achmad Ghozali, Aremania Korwil Klayatan.

Apalagi Arema dihadapkan pada laga-laga berat setelah libur kompetisi, seperti Persib Bandung, Madura United, Persebaya dan Bhayangkara FC.

“Kami yakin ada solusinya. Pelatih kepala (Milan Petrovic) juga harus mau menerima masukan dari suporter dan tim karena eksperimen menempatkan pemain di luar posisi asli sudah terbukti gagal,” jelasnya.

Ghozali berharap tidak ada lagi eksperimen yang dilakukan Milan. Apalagi laga terdekat melawan Persib Bandung (13/9/2018), merupakan laga gengsi.

Pertemuan itu sangat berat bagi tim Singo Edan karena Persib merupakan pimpinan klasemen sementara Liga 1 2018. Pertandingan tersebut juga dilangsungkan di Bandung.

“Ini bukan ajang coba-coba pemain. Milan memang belum bergabung saat pramusim dengan tim ini. Tapi, dia punya deretan asisten pelatih yang sudah ada sejak lama di tim, seperti Kuncoro dan Singgih Pitono. Mereka bisa memberikan masukan juga terkait kemampuan pemain yang ada,” sambungnya.

Setelah ditahan Borneo FC di Stadion Kanjuruhan, Malang (11/8/2018), Arema meliburkan pemain selama satu pekan. Hamka Hamzah dkk. kembali menjalani latihan pada Sabtu (18/8/2018).

Hal ini berarti masih ada tiga minggu bagi Arema untuk menyusun kekuatan guna mencuri poin di Bandung. “Kami harap melawan Persib bisa dapat poin. Selebihnya, laga kandang wajib menang. Itu sudah harga mati,” pungkas Ghozali mengakhiri pembicaraan.