Gantikan Made Juli, Zidan Pattiiha Isi Kekosongan Penyerang Sayap Bali United U-19

Pemain Bali United U-19, Zidan Pattiiha (18), mengaku terkejut dipanggil kembali ke tim Bali United U-19.

Sosok Zidan Pattiiha yang tahun lalu sempat menghiasi skuat Bali United U-19 di Liga 1 U-19 2017, sekarang tampak muncul kembali.

Pemuda yang berasal dari Tulehu, Ambon, Maluku, dipanggil oleh pelatih Bali United U-19, Wayan Arsana untuk menggantikan posisi I Made Juli Dwi Mahendra, yang meninggalkan tim Bali United U-19 karena sedang meniti karir dikepolisian.

Zidan bercerita dipanggilnya kembali ke Bali United U-19 merupakan sebuah kejutan manis.

“Coachnya hubungin saya, saya disuruh ke sini. Yang pasti saya terkejut, soalnya tim ini sudah persiapan dari dua bulan sebelumnya,” katanya pada Tribun Bali di Lapangan Desa Buduk, Badung, Bali, Sabtu (11/8/2018).

Ia sudah melakukan latihan bersama Bali United U-19 selama 2 minggu, namun proses adaptasi masih dilakukan pemuda berkulit sawo matang tersebut.

“Ya, sekarang ini saya masih proses adaptasi, kalau adaptasi ke pelatih itu gak terlalu, ini sama permainan, saya masih adaptasi sama mereka (teman setim). Kalau adaptasi dengan cuaca saya sudah, cuma adaptasi sama tim saja, sekarang masih dalam proses adaptasi,“ paparnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa tidak ada perbedaan yang cukup besar di Bali United U-19 tahun lalu dan sekarang.

Ia hanya merasa perbedaan terletak di proses kedatangannya.

“Sebetulnya sih sama saja sama yang tahun lalu, cuma kalau tahun kemarin saya datang dari awal jadi sudah gak pakai proses adaptasi lagi karena sudah ikut seleksi dari awal, pas jadi tim kami sudah jadi, saya sudah kenal (teman setim) dari seleksi, tahun ini dipanggil jadi masih adaptasilah,“ ucapnya.

Zidan merasa kondisi fisiknya masih kurang dari tahun sebelumnya, sehingga selain adaptasi ia pun mencoba segera memperbaiki kondisi fisiknya.

Ia pun menambah latihannya seperti melakukan push up hampir setiap hari.

“Kalau di kamar sering push up gitu sebelum tidur 25 kali saja. Tahun ini kondisi saya masih kurang, tahun kemarin kondisi saya bagus sekali, harus segera saya perbaiki lagi kan soalnya sudah dekat kompetisinya,“ tuturnya.

Zidan pun memiliki tekat dan target ingin mengantarkan Bali United U-19 ke posisi yang lebih baik dari tahun sebelumnya di Liga 1 U-19 2018.

Pelatih Bali United U-19, Wayan Arsana mengatakan, alasannya memanggil kembali Zidan karena dia mengetahui kualitas dari pemain sepakbola muda tersebut.

“Untuk penggantinya Juli kami sudah memanggil satu pemain U-19 tahun lalu yaitu Zidan Pattiiha, yang sudah bergabung dengan tim dari 2 minggu yang lalu, jadi kami khusus panggil kembali si Zidan untuk mengganti posisi daripada Juli untuk tahun ini, penyerang sayap. Alasan saya karena saya tahu kualitas dia secara pribadi, lalu Zidan adalah bagian dari tim tahun lalu, tentu komitmen saya adalah saya pingin mengumpulkan kembali mantan-mantan pemain U-19 tahun lalu, sebanyak mungkin kalau mau, kami akan tampung di sini, itu sudah komitmen dari tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Walau Zidan baru bergabung dengan tim Bali United U-19, Arsana melihat proses adaptasinya dengan para pemain baru berjalan dengan baik.

“Kalau saya perhatikan dia cepat beradaptasi dengan tim karena banyak juga pemain U-19 ini adalah pemain U-19 tahun lalu, jadi saya pikir tidak ada kendala untuk adaptasi ya,” tambahnya.

Ia pun melihat Zidan dapat mengikuti ritme latihan yang diberikan oleh tim pelatih dengan baik.

“Tentu bisa, dia lumayan, secara kualitas individunya bagus, jadi bagi saya tidak ada masalah, anaknya sangat cepat untuk beradaptasi,” katanya.(*)