Skema Baru, SFC Sulit Membangun Serangan

Sriwijaya FC (SFC) baru saja dikalahkan Madura United FC (MUFC) dengan skor 1-2 pada laga kandang di tempat netral stadion H Agus Salim Padang, Sabtu (11/8), dalam lanjutan GO-JEK Liga 1 2018. Pelatih SFC, Subangkit menyebut SFC kesulitan membangun serangan dengan skema yang diterapkan kemarin.

“Saya memainkan pola tiga pemain di belakang, sebetulnya bukan coba-oba. Saya ingin memaksimalkan pemain yang ada, karena Mohammadou Alhadji baru kami rekrut, buat apa kalau kami ambil tapi tidak dimanfaatkan,” kata Subangkit, diwawancara Minggu (12/8).

Namun sayang, skema yang diterapkannya kemarin dengan tiga pemain belakang, tidak berjalan maksimal, membuat timnya sering kehilangan bola. Akhirnya Subangkit mengembalikan format dengan empat pemain belakang di babak kedua.

“Memang kami ada perubahan perubahan gaya permainan, tapi hasilnya belum memuaskan. Alhadji sulit membangun serangan, makanya saya ganti Alhadji dan memasukkan pemain depan Rizsky dan ada perubahan bagus,” jelas dia.

Perubahan di babak kedua membuat SFC kembali ke gaya permainan sesungguhnya, dan membuat peluang serta mencetak satu gol.

Pasca laga ini, baik SFC dan MUFC libur panjang, mengingat Liga 1 juga diliburkan karena Indonesia akan menggelar Asian Games XVIII 2018 mulai 18 Agustus 2018 hingga dua September 2018.

Hingga Minggu (12/8) malam, peringkat Madura United FC terdongkrak ke posisi dua klasemen sementara Liga 1 2018, dengan koleksi 33 poin, sedangkan SFC di posisi 12 dengan jumlah 26 poin.***