Aji Santoso Puji Kualitas Timnas U-23 Asuhan Luis Milla

Aji Santoso menilai kondisi Timnas Indonesia U-23 sudah lebih siap dan berkualitas.

Timnas U-23 sudah membuka jalan cemerlang untuk meraih prestasi di Asian Games. Selaku tuan rumah, Indonesia sudah memulainya secara mantap lewat kemenangan tiga gol tanpa balas ke gawang Taiwan, Minggu (12/08/18) lalu. Optimisme pun kian membubung tinggi, lantaran tim Garuda Muda sedang berada di momen yang tepat.

Meski perjuangan menapak prestasi masih terlampau dini, karena masih menghadapi tiga lawan lainnya di Grup A, yaitu Palestina (15 Agustus), Laos (17 Agustus) dan Hongkong (20 Agustus) nanti.

“Saya optimistis bahwa Timnas U-23 di Asian Games kali ini bisa meraih prestasi terbaik, melebihi yang pernah saya capai,” kata Aji Santoso.

Pelatih Persela Lamongan itu memang pernah mengantar Timnas U-23 mencapai level terbaiknya. Dalam gelaran empat tahun lalu di Incheon, Korea Selatan, Timnas U-23 besutan Aji Santoso mampu lolos dari fase grup meski harus terhenti di babak knock-out.

Ferdinand Sinaga dkk saat itu finis sebagai runner-up Grup E dengan 6 poin, lewat sepasang kemenangan telak atas Timor Leste (7-0) dan Maladewa (4-0) serta menutup fase grup dengan kekalahan telak dari Thailand (0-6).

Laju Timnas U-23 pun terhenti setelah dikalahkan 1-4 oleh Korea Utara, yang menjadi salah satu tim kuat di Asia waktu itu.

“Melihat Timnas U-23 saat ini, saya cukup optimis mereka bisa lolos ke dua kali dari grup (babak 16 besar berlanjut ke babak 8 besar),” ulas pelatih kelahiran Malang yang semasa pemain pernah menjadi Winger kiri andalan Timnas tersebut.

Landasan kuat bagi Aji tak lain adalah komposisi pemain di skuat besutan Luis Milla. Dari segala lini, Timnas U-23 dihuni para pemain muda terbaik di level klub, plus tiga pilar senior seperti Alberto Goncalves maupun Stefano Lilipaly.

Hal yang sama sebenarnya juga pernah dialami Aji saat menukangi Timnas U-23 di Asian Games 2014 silam. Namun, tetap ada pandangan yang berbeda jika membandingkan tim yang dulu diperkuat Manahati Lestusen, Bayu Gatra maupun Adam Alis waktu itu.

“Dibanding tim saya dulu, materi pemain lebih komplit di tim kali ini. Selain itu, kita juga lihat sendiri Coach Luis Milla adalah pelatih yang cukup berkualitas,” pungkasnya.