Timnas U-16 Sudah Ditunggu Lawan Tangguh di Piala Asia

Dahaga pecinta sepak bola Indonesia akan gelar juara akhirnya tertuntaskan usai Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF 2018. Hasil itu pun membuat Timnas U-16 menjadi tim kelompok umur kedua yang berhasil meraih juara setelah Timnas U-19 pada Piala AFF 2013 silam.

Gelar juara yang diraih skuat ‘Garuda Asia’ semakin lengkap karena striker Amiruddin Bagus Kahfi menyabet gelar topskorer terbanyak dengan 12 gol. Bagi Timnas U-16, ini adalah gelar pertama sepanjang sejarah setelah dalam edisi serupa pada 2013 silam keluar sebagai runner-up usai kalah adu penalti dari Malaysia.

Meski demikian, euforia yang dirasakan Timnas U-16 tampaknya tak boleh berlama-lama. Pasalnya, lawan-lawan tangguh sudah menunggu mereka di Piala Asia U-16 yang berlangsung pada 20 September- 7 Oktober 2018 di Malaysia.

Timnas U-16 tergabung ke dalam Grup C bersama Iran U-16, India U-16, dan Vietnam U-16. Seperti layaknya turnamen Piala Asia dalam seluruh kategori usia, lawan-lawan yang dihadapi tak akan mudah. Begitu pula dengan ketiga tim yang berada satu grup dengan Indonesia.

Iran lolos ke putaran final Piala Asia U-16 usai tampil sebagai juara grup di babak kualifikasi. Dari empat laga melawan Afghanistan, Kirgistan, Lebanon, dan Bhutan, mereka berhasil menyapu bersih seluruhnya dengan kemenangan sehingga mengoleksi 12 poin.

Hasil itu setidaknya sudah bisa menjadi cerminan betapa berbahayanya tim peraih juara pada edisi 2008 ini. Dan, Iran akan menjadi lawan perdana Timnas U-16 di Grup C. Laga maha penting itu akan berlangsung di Stadion Bukti Jalil, Kuala Lumpur, pada 21 September mendatang.

Tak hanya Iran, India U-16 juga tampil cukup menjanjikan. Di babak kualifikasi bersama Irak, Palestina, dan Nepal, mereka menempati posisi kedua klasemen akhir dengan raihan lima angka dari hasil sekali menang dan dua kali imbang.

Terkini, India baru saja tampil dalam kejuaraan Kejuaraan Sepak Bola Asia Barat (WAFF) U-16, sebagai tim undangan bersama Jepang. Pada turnamen yang berlangsung di Jordania pada 1-9 Agustus itu, India finis sebagai runner-up dari lima kontestan (Jordania, Jepang, Yaman, dan Irak).

Dari empat laga, India sukses menyabet tiga kemenangan. Mereka hanya kalah dari Jepang–yang tampil sebagai juara–dengan skor 1-2.

Timnas U-16 akan menghadapi India pada laga pamungkas grup pada 27 September. Akan tetapi, sebelum itu, skuat asuhan Fakhri Husaini bakal berduel dengan Vietnam U-16 di laga kedua pada 24 September 2018.

Menghadapi Vietnam, Timnas U-16 juga tak boleh santai. Meski pernah memgantongi kemenangan 4-2 saat bertemu di Piala AFF U-16 lalu, Vietnam terbukti mampu tampil spartan dan merepotkan lini pertahanan Timnas U-16. Apalagi, laga nanti akan berlangsung di tempat netral.

Vietnam sebelumnya memastikan lolos ke putaran final Piala Asia sebagai runner-up grup di babak kualifikasi. Mereka mengemas dua kemenangan atas Kamboja dan Mongolia dan menelan satu kekalahan dari Australia.

Pada kejuaraan dua tahunan ini, Timnas U-16 bisa mewujudkan mimpi seluruh rakyat Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia jika mampu tembus hingga babak semifinal. Dengan begitu, Timnas U-16 bisa langsung tampil pada putaran final Piala Dunia U-17 2019 di Peru.