Skuat Timnas U-23 Dilarang Makan Daging dan Ikan Berlebihan

Asupan makanan dan minuman memegang peranan penting dalam kehidupan seorang atlet. Tak terkecuali para pemain Timnas Indonesia U-23 yang sedang berjuang di Asian Games 2018.

Perhatian terhadap konsumsi yang masuk ke dalam tubuh pemain diawasi ketat ketika mengikuti ajang multi event terbesar di Asia ini. Sebab, salah makan dan salah minum bisa membuat pemain sakit atau kurang bugar.

Dokter Timnas Indonesia U-23, Syarif Alwi, mengungkapkan pihaknya juga detail dalam mengawasi apa yang dikonsumsi para pemain. Dokter yang akrab disapa Papi ini lantas memberi contoh makanan apa yang harus diawasi secara ketat.

Dua diantaranya adalah konsumsi daging dan ikan. Dua jenis makanan tersebut hanya boleh dikonsumsi secukupnya, dan tidak boleh berlebihan karena ada risiko tersendiri kalau sampai dilanggar.

“Kebutuhan ikan dan daging dalam tubuh itu hanya 20 persen. Kalau banyak makan ikan dan daging, malam hari bisa kurang istirahat. Soalnya akan sering kencing dan cairan dalam tubuh berkurang banyak. Efeknya bangun tidur pasti lemas,” ujar Papi, kepada KLY Sport, Selasa (14/8).

“Istirahat pemain juga penting karena untuk menjaga berbagai jaringan di dalam tubuh,” tambahnya.

Peringatan tersebut dibenarkan oleh pemain sayap Timnas Indonesia U-23, Febri Hariyadi. Menurutnya, para pemain harus disiplin dalam menjalankan perintah dari dokter tim. Febri pun siap menjalankan segara arahan dari tim dokter.

“Kami harus profesional. Dokter menyarankan jangan makan di luar apa yang sudah disediakan, karena sudah disesuaikan dengan program. Sebagai pemain harus pintar memilih makanan, jangan sembarangan,” imbuh pemain Persib Bandung.