Robert Rene Alberts Kecewa PSM Makassar Gagal Pertahankan Keunggulan

Pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts merasa kecewa terhadap kegagalan anak asuhnya mempertahankan keunggulan, sehingga harus bermain imbang 1-1 melawan Persela Lamongan di Stadion Surajaya kemarin sore.

PSM sempat unggul cepat saat pertandingan baru memasuki menit ketiga melalui Ferdinand Sinaga. Namun Persela mampu bangkit, dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Diego Assis di menit ke-14.

“Saya kecewa kami enggak bisa menahan keunggulan, terus kami menurun. Tapi sepuluh menit sebelum babak pertama berakhir, kami kembali bagus. Begitu juga dengan di awal babak kedua, tapi tidak ada lagi gol yang tercipta. Kalau saja tidak ada kesalahan itu, jalan pertandingan akan berbeda,” tutur Rene Alberts.

“Saya tidak sepakat kami kesulitan menembus pertahanan Persela, karena kami juga beberapa kali mampu melakukan umpan terobosan, dan merepotkan lini pertahanan Persela. Tapi yang tidak bagus adalah salah passing pemain belakang. Kesalahan itu yang membuat kami kebobolan. Hasil yang cukup fair.”

Hasil imbang ini membuat peringkat PSM digeser Bali United yang pada laga sebelumnya menundukkan tuan rumah Perseru Serui 2-1.

“Saya kira itu normal. Bali lompat dari peringkat ke delapan usai menang, karena perbedaan poin yang ketat. Ini adalah liga tersusah, sebab ada delapan tim dengan poin berdekatan. Tapi, kami dalam tujuh pertandingan terakhir melakukan away, dan hanya menjalani satu laga kandang,” keluh Rene Alberts.

Hal senada diungkapkan Zulkifli Syukur. Meski gagal revans dengan Persela, kapten tim PSM ini mensyukuri raihan satu poin. Penyelesaian akhir dianggap masih menjadi kendala utama PSM.

“Memang diawal ingin curi poin, tapi kami kurang beruntung. Seperti yang dilihat, banyak peluang yang harusnya menjadi gol, tapi kembali lagi masalah kami di situ. Kami tetap syukuri hasil ini,” ucap Zulkifli. (gk-43)

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*