Pemain Baru Madura United Masih Perlu Beradaptasi

Keberadaan dua pemain asing baru bisa menambah kekuatan bagi Madura United. Namun, gelandang serang Slamet Nurcahyo menilai Mamadou Samassa (Mali) dan Milad Zeneyedpour (Iran) masih perlu beradaptasi.

Kedua pemain itu telah menjalani debut saat Madura United menang 3-1 atas PS Tira di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (3/8/2018). Namun, mereka belum menyumbang gol atau assist.

“Saya masih perlu mengarahkan mereka saat bertanding. Sangat wajar karena mereka baru menjalani pertandingan pertama. Tapi, mereka berdua memiliki kualitas,” ungkap Slamet.

Samassa dan Milad sama-sama baru menjalani musim perdana di Indonesia. Samassa terakhir tampil bersama klub asal Malaysia, T-Team, sedangkan Milad terakhir membela klub asal negaranya, Gostaresh Foulad, sebelum menjadi pemain Madura United.

Samassa bisa menjadi pengganti striker asal Brasil, Beto de Paula yang memutuskan hengkang ke Perseru Serui. Posturnya yang mencapai 188 cm bisa menjadi andalan untuk duel udara.

Sementara Milad merupakan pemain serba bisa yang mampu bermain di berbagai posisi di lini tengah. Pada laga kontra PS Tira, dia sempat bermain sebagai pemain sayap dan geladang.

Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira pun memuji kemampuan yang dimiliki dua pemain itu. Namun, dia tidak menampik bahwa mereka tetap memerlukan waktu untuk mengenal permainan tim.

“Semua pemain baru Madura United ini sama-sama memiliki kualitas. Saya melihat mereka bisa dicoba dengan beberapa opsi. Setelah beberapa lama saya yakin mereka bisa semakin kompak dengan tim,” ungkap pelatih asal Brasil itu.