Ini Kesan Fauzan Fajri Setelah Kembali Pegang Ban Kapten PSIS Semarang di Piala Indonesia

Kapten tim PSIS Semarang di Piala Indonesia 2018, Fauzan Fajri mengaku cukup puas dengan kemenangan yang diraih timnya atas tuan rumah Persab Brebes dengan skor 1-3, Jumat (10/8/2018).

Ia berharap kemenangan tersebut bisa terus berlanjut saat pertandingan di babak berikutnya.

Bagi Fauzan, ini merupakan kali pertamanya kembali memegang ban kapten di kompetisi resmi PSIS tahun ini.

Di Liga 1, kesempatan Fauzan memegang ban kapten cukup sulit lantaran jarang mendapat kesempatan masuk dalam line up.

Seperti diketahui, Fauzan merupakan eks kapten PSIS beberapa tahun lalu saat masih berlaga di Divisi Utama.

“Pertama-tama saya ucapkan suporter yang mendukung kami sampai ke sini. Kalau menurut saya, kembali jadi kapten tidak terlalu penting bagi saya. Yang penting kami bisa memenangkan pertandingan Piala Indonesia,” kata Fauzan.

Ia menyebut, kemenangan atas Persab diraih timnya dengan tidak mudah. Apalagi selama satu minggu terakhir, ia dan rekan timnya berlatih cukup keras si bawah pengawasan headcoach Vincenzo Annese.

Kami memiliki waktu persiapan yang cukup sedikit. Dalam satu minggu ini kami latihan cukup berat,” kata dia.

Disamping itu, timnya juga terpecah fokusnya lantaran sebagian disapkan menghadapi Bhayangkara FC, dan sebagian disiapkan untuk Piala Indonesia.

“Kami juga terpecahkan fokusnya, bermain di Piala Indonesia dan Bhayangkara FC. Tapi, kami saling mensupport. Teman-teman yang disiapkan untuk melawan Bhayangkara mensupport kami di Piala Indonesia, demikian juga kami sebaliknya,” kata Fauzan.

“Tapi bukan berarti kami pemain yang disini bukan tidak siap bersaing. Kami siap bersaing dengan tim inti. Kami harap dengan tren positif ini, saya harapkan di pertandingan lawan Bhayangkara, kami juga ikut menang,” imbuhnya.

Dalam pertandingan menghadapi Persab, Fauzan juga sukses mencatatkan namanya di papan skor usai berhasil mencetak gol melalui titik putih.

Selain itu, Fauzan sebenarnya mendapat beberapa peluang tendangan bebas sepanjang pertandingan, namun gagal berbuah gol.

“Kalau menurut saya, saya cukup senang. Tapi itu cukup untuk menentukan. Gol tadi mengubah kedudukan setelah sebelumnya skor masih 1-1 menjadi 1-2,” kata Fauzan. (*)