Sriwijaya FC Vs Madura United: Ambisi Memutus Rekor

Misi berat dijalani oleh Sriwijaya FC saat menjamu Madura United di Stadion H Agus Salim, Padang, Sabtu (11/8) sore. Tidak hanya punya posisi yang lebih baik di klasemen sementara kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak, tim tamu juga punya keunggulan lainnya jelang laga penutup sebelum libur Asian Games 2018 ini.

Greg Nwokolo dkk. tengah dalam periode positif setelah tidak terkalahkan di 6 laga terakhirnya. Laskar Sapeh Kerab mampu mengamankan 12 poin dan masih bertengger di papan atas sejauh ini.

“Catatan enam kali tanpa terkalahkan sudah menunjukkan bagaimana kualitas MU. Mereka punya kekuatan di lini tengah dan depan, nama-nama beken seperti Greg Nwokolo dan Zah Rahan harus terus diwaspadai, begitu juga pergerakan Slamet Nurcahyo dari second line yang sering membahayakan. Dalam kondisi terbaik, mereka tim yang sulit untuk dikalahkan,” ujarnya saat sesi pre post match, Jumat (10/8) siang.
Pelatih asal Pasuruan ini pun mengaku sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam agresivitas Madura United nantinya.

“Sebelumnya kami selalu punya masalah di persiapan, namun kali ini kami telah melakukan empat kali latihan dan rasanya cukup bagi pemain untuk memahami taktik yang saya inginkan,” ujar Subangkit.

Subangkit pun tidak gentar dan mengaku menargetkan poin penuh nantinya, sekalipun mereka bermain di luar kota Palembang yang selama ini menjadi homebase Laskar Wong Kito.

“Kami memang kembali harus kehilangan pemain, setelah Alberto Goncalves dan Zulfiandi ke Timnas Indonesia Asian Games 2018, kemudian Yogi Rahadian dan Nur Ichsan yang cedera, kini Marco Meraudje juga izin tak bertanding karena keperluan keluarga. Namun, saya sangat percaya motivasi pemain lainnya sangat tinggi dan siap memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Di sisi lain, Madura United Tengah mengejar catatan positif di Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Mereka menjadi tim dengan status tak terkalahkan dalam enam pertandingan terkahir.

Sebelumnya, Persib Bandung sempat melewati tujuh pertandigan tanpa kekalahan. Namun catatan itu kini telah rusak karena mereka tumbang 0-1 dari Mitra Kukar (10/8/2018).

Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira pun tidak menampik ambisi tersebut. Dia ingin anak asuhnya meneruskan tren positif yang telah dibangun selama berada di bawah asuhannya.

“Madura United sudah siap. Semua pemain semangat untuk memberikan poin sempurna. Madura United bagus itu yang membuat kami lebih optimis menjalani pertandingan besok,” ujar Gomes.

Kehadiran dua pemain baru, Milad Zeneyedpour dan Mamadou Samassa diyakini bakal menambah agresivitas tim. Gomes pun sangat optimis targetnya ini bisa tercapai dengan kolektivitas yang ditunjukkan anak asuhnya.

“Apalagi pemain baru sudah bisa beradaptasi dengan pemain lainnya. Kuncinya konsentrasi. Bermain di Padang kesempatan besar untuk meraih poin. Tetapi semua pemain tetap kita waspadai,” imbuhnya.

Sayangnya, torehan enam laga tanpa kekalahan itu memiliki catatan khusus. Dalam enam laga, masing-masing tiga di antaranya berakhir menang dan imbang. Sialnya, semua kemenangan diraih di kandang, dan laga tandang mereka selalu berakhir seri.

Jika merunut pada hal ini, tentu Madura United punya modal yang kurang bagus untuk melakoni partai tandang. Kecuali, bila mereka ingin mendobrak tradisi satu poin yang selalu didapat dari kandang lawan. (bola.com)

Komposisi Pemain
Yu Hyun-koo
Gelandang Sriwijaya FC, Yu Hyun-koo, menggiring bola saat melawan Barito Putera pada laga Piala Presiden di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Senin (13/2/2017). Barito Putera kalah 1-2 dari Sriwijaya FC. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)
Prakiraan Susunan Pemain

Sriwijaya FC (4-2-3-1): Teja Paku Alam (Kiper); Goran Gancev, Alan Henrique, Mohamadou Al Hadji, Ahmad Faris (Belakang): Zalnando, Yu Hyun-koo, Syahrian Abimanyu, Nur Iskandar, Esteban Viscarra (Tengah); Manucechr Dzalilov (Depan)

Pelatih: Subangkit

Madura United (4-3-3): Satria Tama (Kiper); Beny Wahyudi, Fabiano Beltrame, Guntur Ariyadi, Andik Rendika Rama (Belakang); Asep Berlian, Zah Rahan, Slamet Nurcahyo (Tengah); Milad Zeneyedpour, Mamadou Samassa, Greg Nwokolo (Depan)

Pelatih: Gomes de Oliveira