PSM Makassar Pasrah Digusur Bali United

Hasil imbang di markas Persela Lamongan membuat PSM Makassar gagal memangkas jarak dengan Persib Bandung. Tidak hanya itu, Juku Eja harus rela digusur Bali United dari posisi kedua setelah mencuri poin penuh di markas Perseru.

Tambahan satu angka di Stadion Surajaya membuat tim asal Sulawesi Selatan ini hanya mampu mengakhiri pekan ke-20 dengan 31 poin. Sedangkan Bali United berada di atasnya dengan mengoleksi total 32 poin.

PSM juga berpeluang kembali digusur dari posisi ketiga karena hanya selisih satu poin dengan Madura United yang berada di bawahnya. Bahkan, tiga tim lainnya yakni Persija Jakarta, Barito Putera dan Bhayangkara FC juga menjadi ancaman karena masing-masing mengoleksi 29 poin.

Namun, hal itu tak membuat Pelatih PSM, Robert Rene Alberts gusar. Menurutnya, dengan kompetisi yang berlangsung cukup ketat, sangat memungkinkan untuk terjadi kejar-kejaran di papan klasemen.

”Normal di Liga 1, Bali United baru saja langsung lompat dari posisi 8 dengan satu kemenangan,” ungkap Roberts Albert usai pertandingan lawan Persela.

”Ini adalah salah satu Liga menurut saya yang tersulit di dunia ini, anda bisa lihat 8 tim dalam satu grup poin yang berdekatan,” imbuh mantan pelatih Arema ini.

Robert juga tetap mengapresiasi capaian Ferdinan Sinaga dan kawan-kawan sejauh ini. Karena dalam tujuh laga terakhir mereka bisa meraih hasil yang maksimal meskipun menjadi tim musafir atau tak bermain di kandang sendiri.

“Satu hal yang perlu kalian ingat juga, dalam tujuh pertandingan terakhir kita memainkan enam laga away, cuma satu laga kandang,” tegasnya. (bola.net)