Peter Butler Hanya Fokus Selamatkan PSMS Medan

Pelatih PSMS Medan Peter Butler menganggap kemenangan telak 5-1 atas klub Liga 3 Kuala Nanggroe di babak 128 Besar Piala Indonesia di Stadion H Dhimurtala, Banda Aceh, Rabu (8/8) malam WIB, sebagai pemanasan sebelum bertemu Persija Jakarta.

Kemenangan atas Kuala Nanggroe ini mengantarkan PSMS ke 64 Besar. Kelima gol PSMS di laga itu masing-masing dilesakkan Rachmad Hidayat pada menit kedelapan dan 35, Felipe Martins (16 dan 80), serta Alexandros Tanidis (83). Sedangkan gol Kuala Nanggroe diciptakan Dian Ardiansyah di menit ke-62.

“Kami senang bisa lolos ke babak berikutnya. Tapi saya lebih senang bagaimana kami bermain. masih harus fight, kerja keras dan motivasi datang dari tempat lain. Mudah-mudahan kemenangan ini menjadi motivasi bagi kami,” kata Butler.

“Dengan hormat Piala Indonesia sebenarnya bukan menjadi target saya. Target saya bertahan di Liga 1. Tapi kalau kami tersingkir di putaran berikutnya tidak apa-apa. Jadi ini bagus untuk persiapan menghadapi Persija.”

Sementara di pelatih Kuala Nanggroe Azhari mengaku tim besutannya kurang persiapan, sehingga tidak bermain dengan baik. Namun ia senang pemain mendapat pengalaman berharga.

“Pertandingan ini mungkin jadi pengalaman berharga bagi kami, meski dari segi kekalahan cukup besar. Apalagi lawannya Liga 1, PSMS medan yang punya nama besar,” ujar Azhari.

“Persiapan praktis tidak ada. Usai puasa kami buat seleksi dan hanya dibilang persiapannya efektif hanya tujuh hari. Pemain senior juga hanya tiga. Alhamdulillah, walaupun kondisinya seperti itu, anak-anak bisa memberi perlawanan juga buat PSMS.” (gk-71)

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*