Fakhri Husaini Instruksi Timnas U-16 Menekan Sejak Awal

Tim nasional U-16 akan tampil menyerang menghadapi Malaysia U-16 pada babak semifinal Piala AFF di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, hari ini.

Garuda Muda siap menekan sejak menit awal. Menurut Pelatih Kepala Tim Nasional Indonesia U-16 Fakhri Husaini, Malaysia selalu tampil bagus dalam setiap pertandingan. Tapi, peluang untuk menekan Malaysia terbuka lebar. Dari hasil pantauannya saat Malaysia menang 1-0 atas Laos, Harimau Malaya-julukan Malaysia-justru terus ditekan Laos sepanjang pertandingan.

“Melawan Malaysia, saya sudah melihat pertandingan mereka sebelumnya. Kami juga sudah bertemu saat uji coba lawatan kami ke Malaysia bulan lalu. Saya sudah menyiapkan strategi. Kami akan memberikan tekanan dari awal pertandingan. Kami ingin mempersembahkan kemenangan bagi tim ini,” ungkap Fakhri, dilansir situs resmi PSSI.

Fakhri mengatakan, Malaysia memiliki daya tahan dan fisik yang bagus. Namun, Amiruddin Bagus Kahfi dkk akan mengantisipasi hal itu. “Saya sudah memberikan para pemain menu latihan yang pas untuk mengantisipasi ketahanan fisik Malaysia. Saya juga sudah menyiapkan evaluasi dari pertandingan-pertandingan sebelumnya, terutama saat bertemu Myanmar dan Vietnam. Kami pun sudah menyiapkan mental bertanding anak-anak. Saya ingin para pemain fokus pada pertandingan nanti. Abaikan hal-hal lain di luar pertandingan,” paparnya.

Selain itu, Fakhri berharap dukungan penuh dari suporter agar timnya bisa mendapatkan hasil positif menuju babak final. “Kami mengharapkan dukungan dan doa dari suporter Indonesia. Namun, kami tidak ingin turnamen ini menjadi cela. Dukung kami dengan sportif. Kami akan berupaya tampil maksimal,” tandasnya.

Meski laga Indonesia dan Malaysia kerap diwarnai rivalitas yang tinggi, jelang pertandingan justru cukup rileks. Fakhri bersama beberapa pemain Indonesia sempat makan bersama satu meja dengan beberapa pemain Malaysia dan pelatihnya. Acara makan bersama ini bentuk silaturahmi yang berlangsung setelah dilaksanakan Match Coordination Meeting (MCM) antara empat semifialis tim dan panitia pelaksana pertandingan di Avenue Cafe, Jawa Paragon Hotel and Resi dence.

Pertemuan berlangsung sangat akrab antara pelatih dan pemain kedua tim. Fakhri menga takan dirinya dan pemain sudah saling kenal dengan pelatih dan pemain Malaysia jauh sebelum pertandingan semifinal Piala AFF U-16. Fakhri ditemani dua pemainnya, Bagus Kahfi dan David Maulana.

Sementara Pelatih Malaysia Raja Azlan Shah Raja Soíib didampingi tiga pemainnya, Muhammad Amirul Ashrafiq Hanifah, Dinesh Baskaran, dan Muhammad Danish Ishak. “Saya dan Coach Raja Azlan memang sudah lama bersahabat. Begitu juga tadi dengan para pemain (Bagus dan David). Mereka bicara banyak dan bercanda.

Suasana berjalan hangat. Ini silaturahmi yang biasa kami lakukan jelang pertandingan. Saya ingin menanamkan respek dan fair play kepada pemain saya bahwa ini sepak bola, betul. Tapi, kita harus menjunjung tinggi dua nilai-nilai tersebut. Saya bahkan tadi mengajak Raja Azlan makan soto daging supaya kolesterolnya nanti bertambah,” papar Fakhri, bercanda. Fakhri berpesan kepada suporter Indonesia harus menjaga aset sepak bola nasional.

“Ini pertandingan sepak bola kelompok usia di bawah 16 tahun, bukan senior. Anak-anak ini adalah aset sepak bola kita di masa depan yang harus kita jaga. Saya mengimbau kepada penonton agar bisa saling menghargai tim kami, tim lawan, wasit, dan sesama suporter lain, sebelum, sesaat, dan sesudah pertandingan,” ungkapnya.