Pentolan Bonek Luruskan Pernyataan soal Boikot Laga Persebaya Vs Persela

Pentolan bonek, Hasan Tiro, buka suara mengklarifikasi pemberitaan soal dirinya mendukung rencana boikot menonton laga Persebaya Surabaya Vs Persela Lamongan dalam lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (3/8/2018). Ia menegaskan hal tersebut tidak benar.

Tindakan boikot mencuat dari sejumlah elemen bonek yang kecewa dengan prestasi Tim Bajul Ijo di sepanjang putaran pertama kompetisi kasta elite. Pelatih Angel Alfredo Vera jadi target tembak.

Dalam pemberitaan Bola.com sebelumnya disebut kalah Hasan setuju dengan aksi boikot. Yang bersangkutan keberatan akan hal itu.

Hasan Tiro tidak sepakat dengan langkah boikot yang dilakukan Bonek Mania dari elemen lain. Ia hanya meminta manajemen untuk mempertimbangkan Alfredo karena banyak merekrut pemain dari luar Surabaya, dan hanya memberikan sedikit kesempatan kepada pemain asli jebolan klub internal Persebaya.

Hasan juga merekomendasi nama pelatih Jacksen F. Tiago untuk direkrut, serta nama asisten pelatih. Menurutnya Jacksen lebih layak menjadi pelatih Persebaya ketimbang Alfredo yang kerap mengganti-ganti komposisi pemain.

Dia juga menyebut nama Bejo Sugiantoro layak menjadi asisten pelatih bila Jacksen menempati kursi pelatih kepala. Atau juga nama legenda Persebaya lainnya yang memahami semangat Persebaya. Hasan menyatakan, tidak pernah sepakat dengan aksi boikot. “Saya tegaskan tidak benar kalau saya setuju dengan aksi boikot,” tegas Hasan Tiro.

Pada tulisan sebelumnya disebutkan bahwa dua tokoh Bonek Mania Dadang Kosasih dan Hasan Tiro sepakat terhadap aksi boikot.

Dalam hal ini, yang sepakat untuk melakukan boikot adalah Dadang Kosasih. Untuk Hasan Tiro hanya sepakat kalau pelatih kepala Alfredo Vera diganti.

Menurut Hasan Tiro, Alfredo tidak menjiwai Persebaya Surabaya, sehingga harus diganti dengan pelatih lain yang lebih mengenal karakter tim Persebaya. Sang pentolan merasa perlu juga meluruskan mengingat kabar dirinya menyetujui aksi boikot laga Persebaya Vs Persela berdampak besar pada publik sepak bola Surabaya.